Cara Bawaslu Cegah Kampanye Lewat Medsos di Masa Tenang

Konferensi Pers Bawaslu terkait masa tenang Pemilu 2019. (Dok.Bawaslu)

Arah - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melakukan pencegahan terhadap potensi kampanye di media sosial pada masa tenang 14-16 April 2019. Pencegahan melalui edaran yang dikirimkan ke platform media sosial untuk tidak menyebarkan segala bentuk iklan atau konten kampanye di media sosial hingga hari pemungutan suara 17 April 2019.

“Bawaslu meminta platform menutup seluruh iklan kampanye dan menurunkan konten organik atau tagar yang memuat rekam jejak, citra diri peserta Pemilu, atau bentuk lainnya yang mengarah pada kampanye yang menguntungkan atau merugikan peserta Pemilu,” ujar Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar dalam konferensi pers bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika di Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Edaran ini diserahkan kepada sembilan platform media sosial yang terdiri dari Facebook, Twitter, Bigo Live, Google, Line, Tik Tok, Live Me, Blackberry Messenger, dan Kwaigo. Dalam edaran juga disebutkan setiap orang dilarang mengunggah iklan kampanye, konten organik, atau tagar yang memuat kampanye.

Di samping itu, Fritz juga menjelaskan, hingga 12 April 2019, terdapat 1.990 akun dan post di media sosial yang dianggap melanggar pasal 280 Undang-Undang 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Pasal 280 memuat larangan kampanye yang mempersoalkan Pancasila dan UUD 1945, ujaran kebencian, memuat SARA, menghasut dan mengadu domba, mengancam untuk melakukan kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan.

“Setelah kami kaji, terdapat 159 akun yang kami minta platform untuk di-take down. Terdapat 21 akun yang sudah di-take down,” jelas Fritz.

Baca Juga: SBY Nyoblos di KBRI, Ibu Ani di Rumah Sakit Singapura
Ingat, Peserta Pemilu Dilarang Lakukan Ini di Masa Tenang

Terkait kampanye di masa tenang, Ketua Bawaslu Abhan, menambahkan, sanksi terberat jika kampanye di masa tenang adalah sanksi pidana karena masuk kategori kampanye di luar jadwal. sementara untuk sanksi administrasi, akun media sosial di-take down.

Sementara Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, Kemkominfo senantiasa bekerja sama dengan Bawaslu untuk mengawasi media sosial di masa tenang. Dia menegaskan, untuk akun yang berkampanye akan dinonaktifkan.

Berita Terkait

Kampanye Terbuka dan Masa Tenang, Bawaslu Awasi Politik Uang Kampanye Terbuka dan Masa Tenang, Bawaslu Awasi Politik Uang
Ingat, Peserta Pemilu Dilarang Lakukan Ini di Masa Tenang Ingat, Peserta Pemilu Dilarang Lakukan Ini di Masa Tenang
127 Akun Media Sosial Dilaporkan Bawaslu ke Kemenkominfo 127 Akun Media Sosial Dilaporkan Bawaslu ke Kemenkominfo

#masa tenang #Pemilu 2019 #Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) #pilpres 2019 #Media Sosial #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar