Kekayaan Paslon Capres-Cawapres Pemilu 2019

RDP KPU dengan Komisi II DPR. (Dok.KPU)

Arah - Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019 telah diumumkan Komoso Pemilihan Umum (KPU). Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, pengumuman tersebut dilakukan sebagai syarat pencalonan kedua paslon telah melaporkan seluruh harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dilansir kpk.go.id, Ketua KPK Agus Rahardjo hadir dalam pengumuman yang dilakukan KPU, di Jakarta, akhir pekan lalu. Pada kesempatan itu, Ketua KPK mengingatkan meski sudah dilaporkan, dokumen LHKPN harus selalu diperbarui untuk menjaga integritas paslon.

Kepatuhan terhadap LHKPN, lanjut dia, merupakan salah satu upaya untuk mencegah korupsi para penyelenggara negara. Dengan prinsip transparansi, diharapkan para pemimpin nantinya dapat menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Jumlah kekayaan total dari masing-masing calon, yakni Capres Joko Widodo memiliki kekayaan Rp50.2 miliar, Cawapres Ma'ruf Amin Rp12.3 miliar. Sementara untuk Capres Prabowo Subianto memiliki kekayaan Rp1.9 triliun dan Cawapres Sandiaga Rp5 triliun.

Baca Juga: Masa Tenang, Kemenkominfo Kendalikan Iklan Kampanye Politik
Jelang Pilpres, Jumlah Konten Hoaks Terus Meningkat

KPU telah melakukan pengecekan dokumen terkait pelaporan LHKPN paslon dan melakukan pengecekan dokumen bersama KPK.

Acara ini juga dihadiri anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar, dan perwakilan masing-masing tim pemenangan kedua paslon.

Berita Terkait

Terbagi 6 Segmen, Ini Alur Debat Terakhir Pilpres 2019 Terbagi 6 Segmen, Ini Alur Debat Terakhir Pilpres 2019
Pelaporan LHKPN Bisa Bantu Cegah Korupsi Pelaporan LHKPN Bisa Bantu Cegah Korupsi
28 Pejabat di Bekasi Belum Laporkan Harta Kekayaan Kepada KPK 28 Pejabat di Bekasi Belum Laporkan Harta Kekayaan Kepada KPK

#kpk #kpu #Laporan Harta Kekayaan #Pasangan calon (Paslon) #prabowo-sandi #jokowi-ma'ruf #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar