Indonesia Dapat Tambahan 10.000 Kuota Haji

Jamaah haji (Dok. Kemenag)

Arah - Indonesia mendapat tambahan 10.000 kuota jemaah haji dari pemerintah Arab Saudi. Dengan tambahan itu, kuota jemaah haji asal Indonesia menjadi 231.000 dari sebelumnya 221.000.

"Info tentang penambahan kuota benar adanya. Saat ini, tambahan kuota juga sudah masuk dalam sistem e-Hajj Saudi," ujar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin kepada wartawan, Senin (15/4/2019).

Lukman menjelaskan, penambahan kuota jemaah haji akan berdampak pada beberapa hal, salah satunya Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH). Karena itu, Kemenag akan membahasnya dengan DPR.

Baca Juga: Keppres Diteken, Ini Biaya Penyelenggaraan Haji di 13 Embarkasi
Indonesia Pangsa Pasar Menjanjikan untuk Jamaah Haji dan Umrah

Sebelumnya, Kemenag bersama DPR telah menyepakati BPIH 1440H/2019M dengan skema kuota 221 ribu. Rinciannya 204 ribu jemaah haji reguler dan 17 ribu jemaah haji khusus. Rata-rata BPIH untuk jemaah haji reguler Rp35.235.602,- atau setara 2,481 dolar AS.

Penambahan kuota haji merupakan salah satu topik pembicaraan antara Presiden Joko Widodo dengan Putra Mahkota Kerajaan Saudi, Muhammad bin Salman, Minggu (14/4/2019) malam. Hal lain yang juga dibahas adalah investasi dan kerja sama ekonomi.

Berita Terkait

75 Persen Jemaah Telah Lunasi BPIH 2019 75 Persen Jemaah Telah Lunasi BPIH 2019
Keppres Diteken, Ini Biaya Penyelenggaraan Haji di 13 Embarkasi Keppres Diteken, Ini Biaya Penyelenggaraan Haji di 13 Embarkasi
Alhamdulillah, 40 Calon Jamaah Haji Munatour Berangkat Tahun Ini Alhamdulillah, 40 Calon Jamaah Haji Munatour Berangkat Tahun Ini

#Ibadah Haji #Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) #Kemenag #Kuota Haji #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar