Jika Tuding Ada Kecurangan Pemilu Selesaikan di MK

Gedung Mahkamah Konstitusi. (Foto: Arah.com/ Helmi Shemi)

Arah - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menegaskan, tidak masalah jika pihak yang berkompetisi pada Pemilihan Umum saling mengklaim. Asalkan dilakukan dalam koridor hukum dan tidak mengganggu ketertiban umum.

“Komentar boleh saja ya, mengklaim boleh juga, tidak ada masalah. Tapi yang penting kita punya aturan ya punya aturan, punya undang-undang, baik yang menyangkut pemilu maupun yang menyangkut kehidupan kita sebagai bangsa,” ujar Wiranto usai mengikuti Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (22/4/2019).

Dilansir setkab.go.id, Wiranto mempersilakan masing-masing kontestan Pemilu membuat perhitungan, mengkalkulasi, membuat statement. Tetapi dia mengingatkan agar tetap berada di wilayah hukum pemilihan umum, undang-undang dan peraturannya.

“Kalau keluar dari wilayah itu dan ternyata mengganggu ketertiban umum, mengganggu keamanan nasional akan berhadapan dengan penegak hukum. Aparat polisi, TNI dan sebagainya. Sudah jelas sekali kok ya, jelas sekali,” tegas Wiranto.

Baca Juga: Ledakan di Sri Lanka, Kemlu Pastikan Tak Ada Korban WNI
Korban Tewas Jadi 290 Orang, Polisi Sri Lanka Tangkap 24 Orang

Terkait dengan tudingan adanya kecurangan, Wiranto mengatakan, ada lembaganya yakni Mahkamah Konstitusi. Soal isu kecurangan, lanjut dia, di Pemilu 1999, 2004, 2009, 2014 juga muncul dan akan diselesaikan lewat jalur hukum.

“Ada, jalur-jalur itu ada. Tapi jangan diselesaikan sendiri, ya, jangan kemudian diselesaikan di lapangan. Itu namanya sudah menabrak undang-undang, menabrak undang-undang yang mengBegitu…,” pungkasnya. 

Berita Terkait

KIni Pantau Sengketa Pemilu Bisa Lewat Click MK KIni Pantau Sengketa Pemilu Bisa Lewat Click MK
Pemilu untuk Memilih Pemimpin Bukan Ajang Permusuhan Pemilu untuk Memilih Pemimpin Bukan Ajang Permusuhan
Wiranto Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Isu Negatif          Wiranto Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Isu Negatif

#Mahkamah Konstitusi #Pemilu 2019 #pilpres 2019 #Wiranto #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar