Petugas KPPS Mengalami Musibah Dapat Santunan, Ini Besarannya

Petugas KPPS Pemilu Serentak 2019 (Dok.setkab.go.id)

Arah - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati telah mengirimkan surat kepada pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait permintaan santuan bagi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia dan sakit selama dan sesudah melaksanakan tugasnya dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019, tanggal 17 April lalu.

Surat bernomor S-316/KMK.02/2019 tertanggal 25 Mei itu menyebutkan besaran santunan yang disetujui pemerintah melalui Menkeu bagi petugas KPPS yang meninggal dalam pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 sebesar Rp36 juta. Sedangkan untuk cacat permanen Rp30,8 juta, luka berat Rp16,5 juta, dan luka sedang Rp8,250 juta.

“Besaran santunan ini berlaku sejak bulan Januari untuk petugas ad hoc KPU hingga berakhirnya masa kerja sesuai Surat Keputusan pelantikan/pengangkatan yang bersangkutan,” demikian bunyi surat Menkeu dilansir setkab.go.id.

Baca Juga: Semangat Warga Banyuasin Ikut Pemungutan Suara Ulang
Jumlah Korban Meninggal Banjir Bengkulu Bertambah

Dalam suratnya, Menkeu menekankan agar pelaksanaan pemberian santunan tetap memperhatikan prinsip keadilan, kewajaran dan kepatutan. Selain itu juga memperhatikan ketersediaan pagu kegiatan berkenan.

“Agar seluruh proses dilakukan secara profesional, bersih dari korupsi, dan tidak ada konflik kepentingan, serta tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dan berpedoman pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku."

Berita Terkait

Menkeu Isyaratkan Setujui Santunan Petugas Pemilu yang Meninggal Menkeu Isyaratkan Setujui Santunan Petugas Pemilu yang Meninggal
Sebuah Renungan: IT KPU Kita Pernah Berjaya Sebuah Renungan: IT KPU Kita Pernah Berjaya
Debat Kelima Capres Usung Persatuan dan Perdamaian Debat Kelima Capres Usung Persatuan dan Perdamaian

#Pemilu 2019 #pemilu serentak 2019 #kpu #kpps #Sri Mulyani Indrawati #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar