Said Aqil Imbau Hentikan Ujaran Kebencian di Bulan Ramadan

Ketua PBNU Said Aqil Siradj (foto/arah/restu)

Arah - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj dalam multaqo ulama mengajak semua pihak berhenti berujar kebencian dan mencaci maki di Bulan Suci Ramadan terkait perbedaan pilihan pada pemilihan presiden 2019.

“Menghadapi bulan suci Ramadan, tidak pantas kita masih saling mencaci maki, saling berujar kebencian, saling memfitnah, kita hormati bulan suci Ramadhan,” ujar Said Aqil dalam pertemuan para ulama yang bertajuk “Multaqo Ulama, Habaib, Cendekiawan Muslim Untuk Kemaslahatan Bangsa” di Jakarta, Jumat (3/5/2019) malam.

Said Aqil mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk membuang jauh-jauh rasa permusuhan, membangun rasa persaudaraan, dan menghormati satu sama lain usai pesta demokrasi pada 17 April lalu.

Baca Juga: Kubu Eggi Sudjana Laporkan Balik Pelapor 'People Power'
Perubahan Tarif Taksi Daring Direalisasikan Juni 2019

Said Aqil dalam sambutannya menjabarkan sejarah mengenai peran ulama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Para ulama, lanjut dia, berjuang bersama tentara dan rakyat lainnya untuk meraih kemerdekaan.

Saud Aqil juga menyinggung bahwa ulama adalah yang mengajarkan kebaikan, berakhlak mulia, bukan sebaliknya yang berujar kebencian atau bahkan berbicara yang belum tentu benar adanya. Dia mencontohkan bahwa akhlak mulia Nabi Muhammad SAW adalah alasan kenapa banyak orang berbondong-bondong ingin masuk Islam. (ant)

Berita Terkait

NU dan Muhammadiyah Sepakat Dukung Pemerintah Bubarkan HTI NU dan Muhammadiyah Sepakat Dukung Pemerintah Bubarkan HTI
Presiden Buka Konferensi Internasional Keamanan Kesehatan Global Presiden Buka Konferensi Internasional Keamanan Kesehatan Global
Usut Korupsi Dana Bansos Pemprov DKI, Bareskrim Gandeng BPK Usut Korupsi Dana Bansos Pemprov DKI, Bareskrim Gandeng BPK

#Said Aqil Siradj #PBNU #ujaran kebencian #Ramadan #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar