Menteri Susi Ungkap Solusi Pemberantasan Pencurian Ikan

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (Dok.arah.com/Fajar Fadhilla)

Arah - Penenggelaman kapal ikan asing yang menangkap ikan secara ilegal di kawasan perairan nasional akan menghasilkan efek jera yang menjadi solusi pemberantasan pencurian ikan. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama jajaran KKP dan Satgas Anti Illegal Fishing tengah berada di Pontianak, Kalimantan Barat, dalam rangka penenggelaman kapal ikan ilegal.

"Saya sudah bicara kepada Bapak Presiden bahwa tidak ada cara lain selain deterrent effect (efek jera) yang akan memudahkan kita (bangsa Indonesia) untuk keluar dari persoalan lama (penangkapan ikan secara ilegal)," ujar Susi lewat akun media sosial resmi KKP.

Menurut Susi, efek jera itu kini telah bisa dirasakan dampaknya. Tidak ada lagi ribuan kapal ikan asing yang menangkap ikan di kawasan perairan Indonesia.

"Kalau kita tidak 'firm' (tegas), maka yang ratusan ini bisa berkembang menjadi ribuan kapal," katanya dan menambahkan, sejak pencuri ikan diberantas, stok ikan menjadi melesat.

[baca_juga]

Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan, Abdul Halim mengungkapkan pemberantasan pencurian ikan di kawasan perairan Indonesia membantu meningkatkan hasil tangkapan ikan nelayan kecil. Selain itu, stok sumber daya ikan juga semakin berkelanjutan.

"Untuk kategori nelayan kecil, jumlah tangkapan ikan mengalami kenaikan di sebagian perairan. Hal ini dipicu oleh migrasi sumber daya ikan dan banyaknya inisiatif perbaikan hutan mangrove di sebagian wilayah pesisir," jelasnya.

Berita Terkait

Penjelasan Susi Soal Penyebab Sumber Daya Laut Menyusut Penjelasan Susi Soal Penyebab Sumber Daya Laut Menyusut
Berantas 'Illegal Fishing', Indonesia Minta Dukungan PBB Berantas 'Illegal Fishing', Indonesia Minta Dukungan PBB
Menteri Susi Telusuri Dugaan Perbudakan ABK Indonesia Menteri Susi Telusuri Dugaan Perbudakan ABK Indonesia

#Susi Pudjiastuti #kkp #penenggelaman kapal #Perikanan #Kapal asing #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar