Penuhi Panggilan KPK, Sofyan Basir Jalani Pemeriksaan Perdana

Komisi Pemberantasan Korupsi (Dok.KPK)

Arah - Direktur Utama PT PLN non-aktif Sofyan Basir memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (6/5/2019). Sofyan diperiksa sebagai tersangka dalam penyidikan kasus tindak pidana korupsi terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1.

Pemeriksaan Sofyan sebagai tersangka dalam perkara ini adalah yang pertama kalinya. Selain Sofyan, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi yakni Corporate Secretary PT Pembangkit Jawa Bali Investasi (PJBI) Lusiana Ester, dosen program studi Teknik Pertambangan ITB Syafrizal, "office boy" PT Samantaka Batubara Erry Yudhamiharja, staf pengamanan PT Samantaka Batubara Fredrik Lanitaman, dua orang pihak swasta, Jumadi dan Lukman Hakim.

Baca Juga: KPU Targetkan Rekapitulasi Suara Pemilu Luar Negeri Selesai 8 Mei
Situng KPU 67,65%: Jokowi-Ma'ruf 56.31%, Prabowo-Sandi 43,69%

Sofyan ditetapkan sebagai tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 pada Selasa (23/4/2019).

Sofyan diduga membantu mantan anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih dan pemilik saham Blackgold Natural Resources (BNR) Ltd Johannes Budisutrisno Kotjo mendapatkan kontrak kerja sama proyek senilai 900 juta dolar AS atau setara Rp12,8 triliun.

Berita Terkait

KPK Tetapkan Dirut PLN Sofyan Basir Sebagai Tersangka KPK Tetapkan Dirut PLN Sofyan Basir Sebagai Tersangka
Bupati Subang Imas Aryumningsih Ditahan KPK Bupati Subang Imas Aryumningsih Ditahan KPK
Semua Tersangka Kasus Suap PN Tangerang Diperiksa KPK Semua Tersangka Kasus Suap PN Tangerang Diperiksa KPK

#PLN #pltu #KPK #korupsi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar