Bawaslu Minta Cek Ulang Formulir C1 untuk Perth

Anggota Bawaslu Mochammad Afiffudin bersama Ratna Dewi Pettalolo saat mengikuti proses rekapitulasi untuk Perth, Australia di pelataran halaman KPU, Jakarta, (6/5).(bawaslu.go.id/Muhtar)

Arah - Saksi dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon presiden nomor urut 02, Partai Gerindra, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mempertanyakan perubahan signifikan jumlah data pemilih di Perth, Australia. Terlebih, dari data yang sebelumnya ditulis secara manual berubah menjadi data yang dimasukkan melalui sistem.

Berdasarkan data formulir DA1 yang diinput secara tertulis daftar jumlah pemilih 8.599 orang. Jumlah ini mengalami penyusutan dibandingkan formulir DA1 yang telah diinput melalui sistem sebanyak 7.889 orang. Perubahan juga terlihat dari total pengguna hak pilih dari DA1 yang ditulis 3.611. Namun, setelah diinput melalui sistem berkurang menjadi 3.606.

Melihat perbedaan angka tersebut, anggota Bawaslu Mochammad Afiffudin meminta adanya pengecekan ulang data pemilih melalui formulir C1.

"Kami sudah melakukan pengecekan sebagaimana prinsip kami kalau ditemukan data yang tidak sinkron, kami kembalikan ke C1," ujar Afif dalam rapat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat nasional dan penetapan hasil pemilihan umum tahun 2018 di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019) malam.

Baca Juga: Situng KPU 68,94%: Jokowi-Ma'ruf 56,31%, Prabowo-Sandi 43,69%
Kesiapan Kepolisian Amankan Mudik Lebaran 2019

Afif menjelaskan, pihaknya telah melakukan pengecekan C1 dan memang ada perbedaan jumlah data pemilihnya yang signifikan antara data saat diberikan secara manual dengan lewat elektronik. Hal itu didapatkannya dari panitia pengawas pemilu (Panwaslu) luar negeri setempat dengan melakukan pengecekan melalui C1 mentahnya.

"Menurut saya ini hanya soal data pemindahan teknis dari formulir C1. Akan baik kalau kemudian memang duduk bersama lagi di PPLN dan melibatkan Panwaslu," saran Afif dilansir laman Bawaslu.

Sementara Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan, pihaknya segera melakukan diskusi dan perbaikan kembali penginputan data tersebut.

"Jadi teman-teman, hasil tidak ada yang dimanipulasi. Bawaslu sudah menyampaikan. Tinggal administrasi penggunaan hak pilihnya (yang diperbaiki). Ini tentu saja akan kami perbaiki dan diskusikan kembali," jelasnya.

Berita Terkait

KPU Rekapitulasi Hasil Suara Pemilu 2019 Luar Negeri KPU Rekapitulasi Hasil Suara Pemilu 2019 Luar Negeri
KPU Targetkan Rekapitulasi Suara Pemilu Luar Negeri Selesai 8 Mei KPU Targetkan Rekapitulasi Suara Pemilu Luar Negeri Selesai 8 Mei
Bawaslu Tanyakan Tindak Lanjut Pemilihan di KL dan Sydney        Bawaslu Tanyakan Tindak Lanjut Pemilihan di KL dan Sydney

#bawaslu #ppln #kpu #rekapitulasi suara #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar