Ingat, Jangan Konsumsi Berlebihan di Bulan Ramadan

Pedagang daging di pusat perbelanjaan DTC Wonokromo itu. (Foto/Arah.com/Mukied)

Arah - Perencana keuangan Zelts Consulting Ahmad Gozali mengingatkan agar konsumsi tidak dilakukan secara berlebihan pada Ramadan agar tidak mengganggu keuangan pribadi maupun keluarga.

"Biasanya, konsumsi saat Ramadan naik kuantitasnya sehingga pengeluarannya juga menjadi tidak wajar dan boros, itu harus menjadi perhatian," ujar Ahmad Gozali kepada Antara di Jakarta, Selasa (7/5/2019).

Setiap perlu membuat rencana dan mengatur arus uang yang masuk agar tidak mengganggu segala pengeluaran rutin. Kendati demikian, dia juga mengatakan konsumsi masyarakat yang cenderung meningkat pada Ramadan dapat membantu perekonomian nasional tetap terjaga pertumbuhannya.

"Ramadan dan Idul Fitri mendorong ekonomi nasional karena ekonomi kita kan ditopang sektor konsumsi," katanya.

Pada periode itu, jumlah uang beredar dan nilai belanja masyarakat lebih besar dibandingkan hari biasanya. Semakin tinggi angka konsumsi masyarakat, angka pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat terjaga.

Baca Juga: Mainkan Harga, 56 Importir Bawang Putih Di-blacklist
Mau Jadi Mitra Retail di Stasiun MRT Jakarta, Ini Syaratnya

Sementara itu, perencana keuangan ZAP Finance Prita Hapsari Ghozie mengingatkan masyarakat membuat anggaran untuk satu bulan ke depan agar tidak mengalami defisit dalam keuangan pribadi maupun keluarga.

"Antisipasi pengeluaran tambahan untuk sahur dan buka puasa," katanya.

Pengaturan belanja itu termasuk penggunaan tunjangan hari raya (THR) untuk urusan Lebaran dan mudik serta penganggaran dana untuk sedekah dan investasi.

 

Berita Terkait

Wow, Jakarta Masuk Kota Termahal Kelima Asia Tenggara Wow, Jakarta Masuk Kota Termahal Kelima Asia Tenggara
Presiden: kontruksi Indonesia setara dengan Jepang dan Jerman Presiden: kontruksi Indonesia setara dengan Jepang dan Jerman
Donald Trump Suarakan Islam Radikal, Indonesia Tak Perlu Tersudut Donald Trump Suarakan Islam Radikal, Indonesia Tak Perlu Tersudut

#Ramadan #Kebutuhan Pokok #Konsumsi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar