Tren Jual Beli Properti Bergeser ke Online

Ilustrasi bisnis properti (Pxhere)

Arah - Tren jual-beli properti terus bergeser ke arah daring (online) karena dinilai menjadi akses termudah dan bisa dijangkau banyak kalangan dari berbagai lokasi. Saat ini banyak orang yang hendak membeli properti mencari informasi lebih dahulu di internet kemudian membuat daftar rumah pilihan sebelum bertransaksi membeli properti impian.

"Tren jual beli properti bergeser ke online. Kita lihat sekarang orang kalau mau beli rumah, mereka akan 'search' di platform online untuk cari informasi," ujar Head of Real Estate Category OLX Indonesia Ignasius Ryan Hasim di Jakarta, Senin (13/5/2019).

Menurut Ignasius, selain pola konsumen yang banyak mencari informasi di situs online, pergeseran tren jual beli properti juga terlihat dari data yang dikumpulkan "e-commerce" tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun, setiap bulannya ada 335 ribu iklan properti dari total 4 juta iklan di "e-commerce" tersebut. Khusus pada April lalu, terdapat 404 ribu iklan properti.

Baca Juga: Bisnis E-Commerce Bakal Gairahkan Properti Perkantoran
WNA Boleh Miliki Properti, Luhut: Bulan Depan Banyak yang Booking

"Artinya 10 persen dari iklan yang masuk adalah iklan properti. Dari jumlah iklan tersebut, ada 610 ribu calon pembeli properti setiap bulannya dengan jumlah yang terjual sebanyak 72 ribu," katanya.

Ada pun ratusan ribu iklan properti itu berasal dari sekitar 92 ribu penjual di mana 80 persennya merupakan penjual individu dan sisanya agen properti.

Berita Terkait

Bukan Zamannya Lagi Aplikasi e-Commerce Hanya untuk Jual Beli    Bukan Zamannya Lagi Aplikasi e-Commerce Hanya untuk Jual Beli
Begini Simulasi Penjemputan Tamu di Pernikahan Anak Presiden Begini Simulasi Penjemputan Tamu di Pernikahan Anak Presiden
Kapolda Metro Sebut Saksi Kasus Palu Arit Rizieq Sudah Cukup Kapolda Metro Sebut Saksi Kasus Palu Arit Rizieq Sudah Cukup

#Situs Jual Beli #e-commerce #Bisnis Properti #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar