KPK Perpanjang Penahanan 3 Tersangka Kasus Suap di Talaud

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah (Dok.Arah.com)

Arah - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan tiga tersangka kasus suap terkait pengadaan barang/jasa di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

"Hari ini, dilakukan perpanjangan penahanan selama 40 hari dimulai 20 Mei 2019 sampai 28 Juni 2019 untuk tiga tersangka suap terkait pengadaan barang/jasa di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Baca Juga: Ini 9 Nama Panitia Seleksi Pimpinan KPK
Jual Beli Data Pribadi Langgar Hukum dengan Ancaman Pidana

Tiga tersangka tersebut adalah Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip (SWM), Benhur Lalenoh (BNL) seorang tim sukses dari Bupati dan juga pengusaha serta Bernard Hanafi Kalalo (BHK) seorang pengusaha.

Sebelumnya KPK telah menetapkan ketiganya sebagai tersangka pada 30 April 2019. Diduga sebagai penerima adalah Sri Wahyumi Maria Manalip dan Benhur Lalenoh. Sedangkan diduga sebagai pemberi, yakni Bernard Hanafi Kalalo.

Berita Terkait

Dirut PLN Jadi Tersangka, Presiden Jokowi: Berikan Kewenangan KPK Dirut PLN Jadi Tersangka, Presiden Jokowi: Berikan Kewenangan KPK
KPK Miris Masih Terjadi Kasus Suap Pengadaan Barang di BUMN KPK Miris Masih Terjadi Kasus Suap Pengadaan Barang di BUMN
KPK Tahan 3 Tersangka Penyuap Hakim PN Bengkulu KPK Tahan 3 Tersangka Penyuap Hakim PN Bengkulu

#Kepulauan Talaud #Kasus Suap #kpk #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar