Bulan Ramadan, Saatnya Batasi Penggunaan Medsos

Media sosial (Pixabay)

Arah - Media sosial sudah menjadi bagian kehidupan sehari-hari warganet, mulai dari pagi hari untuk mengecek lalu lintas, hingga malam hari saatnya mengunggah kegiatan siang hari.

Survei terbaru dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia pada 2018, responden terbanyak 19,6 persen menjawab menggunakan internet di atas 8 jam sehari. Penggunaan media sosial menduduki urutan kedua setelah mengirim pesan lewat aplikasi.

Sayangnya, media sosial jika tidak digunakan secara bijak bisa menimbulkan gangguan kesehatan mental. Hubungan media sosial dengan gangguan kesehatan mental sudah lama dibahas dan diteliti, studi dari University of Pennsylvania pada akhir tahun lalu membahas hubungan kausalitas antara media sosial dengan depresi dan kesepian.

Penelitian tersebut melibatkan 143 orang, partisipan dibagi dalam dua grup. Grup pertama diminta untuk mengakses media sosial seperti biasa, namun, grup kedua dibatasi hanya membuka Facebook, Instagram dan Snapchat 10 menit dalam sehari.

Kelompok yang mengakses media sosial dalam waktu yang terbatas mengalami lebih sedikit kesepian dan depresi.

Mengurangi pemakaian media sosial tergolong sulit di era digital. Apalagi media sosial juga membantu kelancaran aktivitas sehari-hari misalnya mengetahui jalan yang harus dihindari ketika sedang macet.

Baca Juga: Google Search Punya Fitur Petunjuk Arah Kiblat
Buat GIF Ramadan, Ini 5 Kreator Lokal yang Digandeng Instagram

Berikut tips untuk mengurangi pemakaian media sosial seperti dilansir antara:

1. Skala prioritas
Buat skala prioritas misalnya aplikasi yang menunjang kegiatan sehari-hari dan aplikasi yang berhubungan dengan pekerjaan. Pasang hanya aplikasi media sosial yang dibutuhkan berdasarkan skala prioritas tersebut.

2. Aktifkan two-factor authentication
Aktifkan verifikasi dua langkah, two-factor authentication, di media sosial. Verifikasi dua langkah ini sebenarnya bertujuan agar akun hanya dapat diakses pemilik akun media yang sah, platform akan mengirimkan kode tambahan untuk login melalui SMS, email atau panggilan telepon.

Cara ini juga bisa membuat pengguna ponsel berpikir dua kali membuka media sosial jika tidak benar-benar perlu karena membutuhkan langkah yang lebih banyak untuk login media sosial.

3. Tetapkan target
Secara bertahap, buat target mengurangi durasi mengakses media sosial jika tidak benar-benar perlu, misalnya hanya mengakses media sosial total satu jam sehari selama minggu pertama.

4. Pasang fitur pengingat waktu
Pasang fitur pengingat waktu, aplikasi YouTube salah satu platform yang menyediakan batasan waktu. Sistem operasi Android menyediakan program Digital Wellbeing di perangkat, pengguna bisa melihat berapa lama durasi mengakses aplikasi dan dapat memasang batasan waktu yang diinginkan.

Pengguna biasanya mengakses media sosial ketika tidak ada kegiatan atau ketika sedang menunggu, cari kegiatan alternatif yang bisa dilakukan tanpa harus menyediakan waktu dan tempat khusus, misalnya membaca buku.

Berita Terkait

Indonesia Siap Dukung Proses Deradikalisasi di Marawi Indonesia Siap Dukung Proses Deradikalisasi di Marawi
Ini Versi Terbaru WhatsApp Khusus Bagi Pebisnis Ini Versi Terbaru WhatsApp Khusus Bagi Pebisnis
Facebook Hadirkan Fitur Ini untuk Cegah Aksi Bunuh Diri Facebook Hadirkan Fitur Ini untuk Cegah Aksi Bunuh Diri

#Media Sosial #Ramadan #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar