Turki Kutuk Serangan Drone ke Pipa Minyak Arab Saudi

Ilustrasi. Drone militer. (Foto: Pixabay/skeeze)

Arah - Kementerian Luar Negeri Turki mengutuk serangan "drone" ke dua stasiun pompa di sepanjang pipa saluran minyak strategis Arab Saudi, pada awal pekan lalu dan menyerukan semua pihak untuk menahan diri.

"Kami mengutuk serangan 14 Mei terhadap dua instalasi pompa minyak di Pelabuhan Yanbu, Arab Saudi, yang tampaknya dilancarkan gerilyawan Al-Houthi dengan menggunakan pesawat nirawak," ujar Juru Bicara Hami Aksoy dalam sebuah pernyataan sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu yang dipantau Antara di Jakarta, Minggu (19/5/2019).

"Kami menyerukan dihindarinya setiap langkah provokatif yang dapat membahayakan keamanan dan kestabilan di wilayah ini," tambah Aksoy.

Baca Juga: 7 Pesawat Tempur Prancis Mendarat di Lanud SIM, Ini Penyebabnya
Jasad Pendaki yang Hilang 30 Tahun Silam Ditemukan

Pipa saluran tersebut mengirim minyak dari Provinsi Arab Saudi Timur ke Pelabuhan Yanbu.

Pada Rabu, Arab Saudi mengirim surat ke Dewan Keamanan PBB untuk menyalahkan Iran dan gerilyawan Syiah Yaman, Al-Houthi, atas serangan yang dilaporkan mengakibatkan kerusakan besar.

Berita Terkait

Instalasi Minyak Arab Saudi Diserang Drone Instalasi Minyak Arab Saudi Diserang Drone
Ini yang Dibahas Raja Arab Saudi dan PM Turki Terkait Yerusalem Ini yang Dibahas Raja Arab Saudi dan PM Turki Terkait Yerusalem
Kakek Miskin Ini Naik Haji Akibat Drone Jatuh Kakek Miskin Ini Naik Haji Akibat Drone Jatuh

#Drone #minyak #Dewan Keamanan PBB #Turki #Arab Saudi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar