KPK Dalami Sumber dan Asal Usul Uang di Laci Menag

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah (Foto: Dok.Arah.com/ May Rahmadi)

Arah - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami asal usul uang yang ditemukan di laci meja kerja Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin saat penggeledahan tim KPK di ruang kerja Menag pada 18 Maret 2019 lalu.

"Penyidik membutuhkan pendalaman terkait sumber dan asal-usul uang uang rupiah dan valuta asing yang ditemukan di laci meja kerja Menag," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis.

KPK memeriksa Menag sebagai saksi untuk tersangka anggota DPR RI 2014-2019 Romahurmuziy alias Rommy dalam penyidikan dugaan suap terkait seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019.

"Pada prinsipnya, saksi (Menag) mengakui bahwa uang di laci tersebut benar merupakan uang saksi, namun saksi mengatakan uang tersebut berasal dari honor dan lain-lain," ujar Febri.

KPK, kata dia, akan mendalami informasi tersebut dan melihat bukti-bukti lain terkait dengan sumber dana uang tersebut.

"Karena pada prinsipnya, KPK memang tidak pernah bergantung pada bantahan atau keterangan satu pihak saja," kata Febri.

Usai diperiksa, Menag juga mengaku dikonfirmasi penyidik KPK soal temuan uang di laci meja kerjanya.

"Termasuk itu saya jelaskan bahwa semua itu adalah akumulasi dari pertama dana operasional menteri yang saya simpan dalam laci meja kerja saya," kata Menag, usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Kamis.

Selanjutnya, Menag juga menyatakan uang yang disimpan itu merupakan sebagian dari honorarium yang diterimanya saat memberikan kegiatan pembinaan maupun ceramah.

"Sebagian dari honorarium yang saya terima dalam saya memberikan kegiatan-kegiatan pembinaan, ceramah-ceramah baik di internal Kementerian Agama maupun di luar Kementerian Agama," kata Menag yang diperiksa sekitar enam jam.

Baca Juga: Ada 5 Gugatan Sengketa Pemilu, BPN ke MK Jumat
Prabowo Imbau Pengunjuk Rasa Kembali ke Rumah

Selain itu, kata dia, uang yang disimpan itu juga sebagian sisa dana perjalanan dinasnya baik dalam negeri maupun luar negeri.

"Juga sebagian merupakan sisa dana perjalanan saya baik perjalanan dinas dalam negeri maupun perjalanan dinas ke luar negeri. Semua itu adalah akumulasi dari ketiga sumber tadi yang lalu kemudian biasa saya simpan di laci meja kerja saya," jelas Menag.

Sebelumnya, KPK telah menggeledah ruang kerja Menag di gedung Kemenag Jakarta pada Senin (18/3/2019) dan menyita uang senilai Rp180juta dan 30 ribu dolar AS.

Berita Terkait

Menag Diperiksa Sebagai Saksi untuk Tersangka Romahurmuziy Menag Diperiksa Sebagai Saksi untuk Tersangka Romahurmuziy
KPK Konfirmasi Menag Soal Penerimaan Uang Rp10 Juta KPK Konfirmasi Menag Soal Penerimaan Uang Rp10 Juta
KPK Kembali Periksa Menteri Agama Sebagai Saksi KPK Kembali Periksa Menteri Agama Sebagai Saksi

#Lukman Hakim Saifuddin #Romahurmuziy #Kasus Suap #Kemenag #kpk #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar