Link Berita Harus Dikuatkan dengan Bukti Lain di Persidangan

Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Dok.Arah.com/ Restu)

Arah -  Kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra menilai link pemberitaan media dalam jaringan tidak cukup kuat dijadikan sebagai alat bukti dalam persidangan, karena harus diperkuat dengan bukti lain.

"Kalau link berita bisa saja dijadikan bukti tetapi harus dikuatkan dengan bukti yang lain, seperti keterangan saksi. Karena kalau hanya link berita saja tidak bisa dijadikan bukti," ujar Yusril di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta, Senin.

Yusril menjelaskan beberapa hal yang bisa dijadikan sebagai alat bukti dalam sidang sengketa pemilu adalah keterangan saksi, keterangan pemohon, keterangan ahli, serta bukti berupa surat-surat.

"Jadi kalau surat itu sudah ada definisinya, misalnya dokumen C1, atau apapun yang termasuk sebagai kategori surat," jelas Yusril.

Baca Juga: Bawaslu Tolak Laporan BPN Terkait Situng KPU
KPU Pelajari Pokok Permohonan 326 Gugatan Pemilu ke MK

Bukti berupa surat dijelaskan Yusril juga harus otentik atau asli, sehingga bukan hasil rekaman atau hasil duplikasi (copy). Dia mencontohkan dalam perkara sengketa hasil pilkada, tersiar berita pihak petahana telah melakukan mutasi terhadap pejabat di daerah. Berita yang menyiarkan hal tersebut dikatakan Yusril dapat dijadikan pemohon perkara sebagai barang bukti namun harus diperkuat dengan alat bukti lainnya.

"Link berita tentang itu bisa dijadikan bukti, namun harus diperkuat dengan bukti lain, kalau hanya sebatas link berita saja tidak bisa dijadikan bukti," jelas Yusril.

Sebelumnya pada Jumat (24/5/2019) tim kuasa hukum Prabowo-Sandi yang diketuai Bambang Widjojanto, mendaftarkan permohonan sengketa hasil Pemilu Presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi dengan membawa 51 alat bukti. (ant)

Berita Terkait

Fadli Sebut Bukti Dugaan Kecurangan Mengacu pada Peristiwa       Fadli Sebut Bukti Dugaan Kecurangan Mengacu pada Peristiwa
Yusril Dipastikan Maju Pilpres 2019 Yusril Dipastikan Maju Pilpres 2019
TKN Bentuk Tim Hukum Hadapi Gugatan PIlpres di MK TKN Bentuk Tim Hukum Hadapi Gugatan PIlpres di MK

#sengketa pemilu #pilpres 2019 #Yusril Ihza Mahendra #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar