Komisi Yudisial Paparkan 3 Kendala Seleksi Calon Hakim Agung

Ilustrasi persidangan (Freedigitalphotos.net/Salvatore Vuono)

Arah -  Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Komisi Yudisial (KY) Aidul Fitriciada Azhari memaparkan tiga permasalahan yang dihadapi dalam seleksi calon hakim agung dan ad hoc Mahkamah Agung.

"Kendala pertama yang dihadapi dalam seleksi ini adalah aturan masa pensiun hakim ad-hoc Tipikor yang masih belum jelas," ujar Aidul di Gedung KY Jakarta, Selasa.

Aidul mengatakan masih terdapat sejumlah hakim yang usianya sudah melewati masa pensiun, namun masih bertugas untuk mengadili dan memutus perkara tindak pidana korupsi.

Kendala selanjutnya terkait hakim agung tata usaha negara dengan keahlian khusus pajak, yang pada saat ini hanya satu orang sementara jumlah perkara yang ditangani masih terus bertambah.

Undang-undang mengharuskan hakim pajak bergelar Sarjana Hukum. Padahal banyak hakim pajak yang lantar belakangnya Sarjana Ekonomi dan Akuntansi. Hal ini menyebabkan banyaknya kandidat CHA dengan keahlian pajak tidak lolos seleksi administrasi.

"Kami berharap ada uji materi UU terkait hal ini, tetapi karena waktu yang pendek kami tidak bisa berharap pada uji materi UU," katanya.

Aidul berharap Direktorat Jenderal Pajak dapat turut membantu dengan mengerahkan calon-calon yang bisa mengisi posisi kosong sebagai hakim agung kamar Tata Usaha Negara dengan keahlian pajak.

"Ke depan kami berharap ada perubahan ketentuan terkait dengan latar belakang untuk Hakim Agung kamar Pajak, segi ga dimungkinkan untuk berlatar belakang sarjana ekonomi," ujar Aidul.

Baca Juga: SBY Beberkan Isi Pertemuan Jokowi-AHY
Pengacara Sayangkan KPK Tahan Sofyan Basir

Kendala ketiga terkait dengan hakim ad hoc Hubungan Industrial yang berdasarkan undang-undang harus memiliki proporsi yang sama antara usulan Serikat Pekerja dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

"Harus imbang jumlahnya, harus sepasang yang lolos, karena kalau DPR tidak meloloskan salah satu, posisinya akan menjadi tidak imbang," pungkas Aidul.(ant)

Berita Terkait

KPK Diminta Tuntaskan Kasus Suap Emirsyah, Jika Tidak... KPK Diminta Tuntaskan Kasus Suap Emirsyah, Jika Tidak...
OTT Lagi, KPK Tangkap Hakim dan Politikus di Manado OTT Lagi, KPK Tangkap Hakim dan Politikus di Manado
DKI Jakarta Rencanakan Survei Soal Penataan Tanah Abang DKI Jakarta Rencanakan Survei Soal Penataan Tanah Abang

#Komisi Yudisial #Hakim Agung #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar