Pemerintah Batasi Tenaga Kerja Asing di Indonesia

Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto:kemenkeu.go.id)

Arah -Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan akan membatasi penggunaan tenaga kerja asing, hanya untuk profesi yang membutuhkan keahlian khusus, dan tidak dapat dipenuhi tenaga kerja domestik.

Hal itu disampaikan Menkeu di Jakarta, untuk memberi tanggapan kepada fraksi-fraksi di DPR RI terkait Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) APBN 2020.

"Sejalan dengan pandangan Fraksi Partai Gerindra untuk membatasi tenaga kerja asing hanya untuk profesi yang membutuhkan keahlian (skilled jobs)," ujarnya.

Menurut Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, pembatasan tenaga kerja asing akan diiringi dengan peningkatan sumber daya manusia di dalam negeri. Penggunaan tenaga kerja asing dilakukan jika Indonesia bisa memanfaatkan transfer teknologi dan pengetahuan dari penanam modal asing.

Untuk peningkatan SDM dalam negeri, dia mengatakan, akan dilakukan melalui pendidikan vokasi, pelatihan, sistem magang, serta perbaikan sistem pendidikan. Selain itu, pemerintah akan bekerja sama dengan dunia usaha guna memperbaiki kualitas dan produktivitas tenaga kerja.

Peningkatan kemampuan tenaga kerja domestik ini juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai target di 5,3-5,6 persen pada 2020.

Menurut data Kementerian Ketenagakerjaan berdasarkan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA), jumlah tenaga kerja asing (TKA) mencapai 95.335 pekerja hingga akhir 2018.

Dari 95.335 tenaga asing yang bekerja Indonesia, rinciannya adalah tenaga asing profesional 30.626, manajer sebanyak 21.237, konsultan dan direksi sebanyak 30.708. 

Baca Juga: Jack Ma dan Sekjen PBB Bahas Kerja Sama Digital Global
Indonesia Inginkan Persyaratan Terkait Pertukaran Data G20

Dari jumlah tersebut jumlah tenaga asing yang datang ke Indonesia adalah dari Cina (32.000 tenaga kerja), Jepang (13.897), Korea (9.686), India (6.895) dan Malaysia (4.667).

Sebagai perbandingan, jumlah tenaga kerja asing di Malaysia mencapai 3,2 juta pekerja,  sedangkan tenaga kerja asing di Singapura mencapai 1,13 juta. (ant) 

Berita Terkait

Jakarta Siap Menerima 3.000 Atlet Asian Para Games 2018 Jakarta Siap Menerima 3.000 Atlet Asian Para Games 2018
Sandiaga Targetkan Jakarta 2020 Jadi Wisata Halal Sandiaga Targetkan Jakarta 2020 Jadi Wisata Halal
KY Sebut Patrialis Akbar Coreng Profesi Hakim KY Sebut Patrialis Akbar Coreng Profesi Hakim

#Tenaga Kerja Asing #Sri Mulyani Indrawati #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar