Berkas Perkara Sofyan Basir Dilimpahkan ke Pengadilan

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah (Dok.Arah.com/ Dini)

Arah - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan dakwaan dan berkas perkara untuk terdakwa Direktur Utama PT PLN nonaktif Sofyan Basir ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019).

"Hari ini Jumat, Penuntut Umum KPK telah melimpahkan dakwaan dan berkas perkara untuk terdakwa Sofyan Basir ke Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat," ujar  Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat.

Selanjutnya, kata dia, pihak pengadilan akan menentukan kapan agenda sidang pertama untuk pembacaan dakwaan tersebut. KPK akan menguraikan secara lebih rinci dan sistematis dugaan perbuatan dan peran terdakwa dalam perkara dugaan suap terkait kontrak kerja sama PLTU Riau-1 tersebut mulai dari dakwaan dan rangkaian persidangan.

"Terdakwa diduga membantu pelaku lain dalam melakukan korupsi tersebut. Oleh karena itu, KPK mendakwa menggunakan pasal sebagai berikut Pasal 12 a juncto Pasal 15 UU Tipikor juncto Pasal 56 ke 2 KUHP atau Pasal 11 juncto Pasal 15 UU Tipikor juncto Pasal 56 ke 2 KUHP," ungkap Febri.

KPK sudah menahan Sofyan Basir sejak 27 Mei 2019. Sofyan diduga membantu bekas anggota Komisi VII DPR dari fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih dan pemilik saham Blackgold Natural Resources (BNR) Ltd Johannes Budisutrisno Kotjo mendapatkan kontrak kerja sama proyek senilai 900 juta dolar AS atau setara Rp12,8 triliun.

Terkait perkara ini, sudah tiga terdakwa yang dijatuhi hukuman yakni mantan Menteri Sosial yang juga mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham divonis 3 tahun penjara ditambah denda Rp150 juta subsider 2 bulan kurungan.

Eni Maulani Saragih juga telah divonis 6 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan ditambah kewajiban untuk membayar uang pengganti sebesar Rp5,87 miliar dan 40 ribu dolar Singapura pada 1 Maret 2019 lalu.

Baca Juga: Sidang Gugatan Pilpres di MK, Kubu Prabowo Kutip Ucapan Yusril
BPN: Prabowo-Sandi Tak Hadiri Sidang Perdana di MK

Sedangkan Johanes Budisutrisno Kotjo diperberat hukumannya oleh Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menjadi 4,5 tahun penjara ditambah denda Rp250 juta subsider 6 bulan kurungan.

Sedangkan PT Borneo Lumbung Energi dan Metal (BLEM) Samin Tan juga sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga memberikan suap kepada Eni Maulani Saragih sejumlah Rp5 miliar.

Berita Terkait

Pengacara Sayangkan KPK Tahan Sofyan Basir Pengacara Sayangkan KPK Tahan Sofyan Basir
Kejagung Koordinasi dengan KPK Terkait Kasus Sofyan Basir Kejagung Koordinasi dengan KPK Terkait Kasus Sofyan Basir
Novanto Diperiksa Sebagai Saksi untuk Tersangka Sofyan Basir     Novanto Diperiksa Sebagai Saksi untuk Tersangka Sofyan Basir

#kpk #Pengadilan Tipikor #sofyan basir #pltu riau-1 #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar