Puluhan Ribu Orang Tuntut Pemimpin Hong Kong Mundur

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam (wikimedia)

Arah - Puluhan ribu orang turun ke jalan pada Minggu menuntut pemimpin Hong Kong Carrie Lam mundur. Aksi ini digelar sehari setelah Lam membekukan rancangan undang-undang ekstradisi yang terus menuai protes.

Sebagian pengunjuk rasa membawa karangan bunga anyelir putih, sementara yang lain memegang spanduk yang bertuliskan, "Jangan tembak, kami warga Hong Kong". Massa berusaha menghindari terulangnya kembali kerusuhan yang mengguncang pusat keuangan itu pada Rabu (12/6/2019), ketika polisi menembakkan peluru karet dan gas air mata.

Relawan bergegas ke lokasi saat sejumlah pengunjuk rasa pingsan karena suhu udara yang mencapai 30 derajat Celsius, demikian laporan Reuters --yang dipantau Antara di Jakarta, Minggu sore. Relawan lainnya membagikan air saat massa meninggalkan Victoria Park untuk berpawai menuju kantor pemerintah.

Kerumunan massa bersorak ketika penyelenggara melalui pengeras suara menyeru pemimpin Hong Kong Carrie Lam agar mundur.

Baca Juga: Ditjen PAS Ungkap Kronologi Penyalahgunaan Izin Berobat Setnov
Satu Korban Kapal Tenggelam di Alor Ditemukan Meninggal

Lam, yang didukung Beijing, pada Sabtu (15/6/2019) menunda tanpa batas waktu rancangan undang-undang ekstradisi yang dapat mengirim orang ke China Daratan untuk menghadapi pengadilan, dan menyatakan "penyesalan serta kepedihan yang dalam", meski tidak sampai meminta maaf.

"Carrie Lam menolak untuk minta maaf kemarin. Itu tak bisa diterima," kata Catherine Cheung (16). "Ia adalah pemimpin yang mengerikan yang penuh kebohongan ... saya kira ia hanya menunda RUU sekarang untuk menipu kami agar menjadi tenang."


Berita Terkait

257 Orang Pelaku Kericuhan Diamankan 257 Orang Pelaku Kericuhan Diamankan
Jakpro: Pembangunan LRT Sudah 63 Persen Selesai Jakpro: Pembangunan LRT Sudah 63 Persen Selesai
Kapolda Metro Sebut Saksi Kasus Palu Arit Rizieq Sudah Cukup Kapolda Metro Sebut Saksi Kasus Palu Arit Rizieq Sudah Cukup

#Hong Kong #Demo #ruu ekstradisi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar