Bappenas Ungkap Dua Faktor Utama Penghambat Pertumbuhan Ekonomi

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro saat mengikuti Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/4) siang. (Foto: setkab.go.id/Jay/Humas)

Arah - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyebutkan ada dua faktor utama yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi nasional terhambat. Hal itu berdasarkan temuan Growth Constrain Study yang dilakukan Bappenas.

"Kesimpulan utamanya adalah regulasi dan institusi merupakan the most binding constraints dari pertumbuhan ekonomi kita," ujar Bambang Brodjonegoro di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu.

Bambang Brodjonegoro menyebutkan banyak pelaku usaha menilai aturan-aturan yang berlaku di Indonesia masih terlalu kaku sehingga mereka harus berpikir dua kali jika ingin berinvestasi di Indonesia.

"Dalam persepsi investor, regulasi atau institusi cenderung tertutup dan kualitas institusi dianggap rendah, seperti adanya masalah korupsi dan efesiensi birokrasi. Hal itu harus kita sadari dan kita tidak boleh menyangkal," katanya.

Dia juga menyoroti lemahnya koordinasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah sehingga membuat para investor tidak tertarik berinvestasi.

"Kalau sudah kaku dan tertutup pasti tidak atraktif bagi investor, contohnya seperti aturan terkait ekspor impor Indonesia yang nilainya tergolong rendah," tambahnya. 

Baca Juga: Perbankan Diminta Dukung Permodalan UMKM
Jonan Paparkan Strategi Transisi Energi Pro Lingkungan di G20

Berdasarkan peringkat indeks kemudahan berusaha atau Ease of Doing Business (EoDB) tahun 2019 untuk perdagangan lintas batas, Indonesia memiliki nilai 67,3 atau lebih rendah jika dibandingkan Malaysia dengan nilai 88,5, Thailand 84,7, dan Vietnam 70,8.

Regulasi yang kaku, menurut Bambang Brodjonegoro, akan berujung pada tingginya biaya ekonomi (high cost economy). Untuk itu, dia berharap ke depan regulasi di Indonesia lebih fleksibel dan adaptif terhadap kebutuhan pasar sehingga membantu mendorong pertumbuhan ekonomi.(ant)

Berita Terkait

Indonesia Siap Dukung Proses Deradikalisasi di Marawi Indonesia Siap Dukung Proses Deradikalisasi di Marawi
Papan Count Down Asian Games Ramai dikunjungi Warga Papan Count Down Asian Games Ramai dikunjungi Warga
BMKG: Waspada Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim  BMKG: Waspada Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

#Bappenas #Pertumbuhan Ekonomi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar