Dua Petugas Pengawal Setnov Dihukum Pelanggaran Disiplin

Dok. Mantan Ketua DPR Setya Novanto. (Foto: dpr.go.id)

Arah - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kantor Wilayah Jawa Barat menghukum dua petugas Lapas Sukamiskin karena lalai mengemban tugasnya dalam mengawal terpidana kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto.

Kepala Divisi Administrasi Kemenkum HAM Jawa Barat Ceno Hersusetiokartiko mengatakan pemberian hukuman dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan tim asesmen Kanwil Kemenkum HAM Jabar usai kepergoknya Novanto pelesiran ke toko bangunan di Padalarang.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan pada tanggal 14 Juni terhadap saudara YAP dan SS. Masing-masing melanggar peraturan pemerintah dengan tidak melaksanakan tugas kedinasan, tidak cermat dan tidak bersemangat untuk kepentingan negara," ujar Ceno di Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Kota Bandung, Rabu.

YAP merupakan komandan regu pengawalan di Lapas Sukamiskin, sedangkan SS merupakan anggota pengawal Novanto saat mantan Ketua DPR RI itu dirawat di Rumah Sakit Santosa Bandung. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata dia, keduanya mendapatkan hukuman. Keduanya diberi hukuman pelanggaran disiplin.

"Untuk SS penundaan gaji berkala selama satu tahun, sementara YAP penundaan kenaikan pangkat," kata dia.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Liberti Sitinjak mengatakan kedua petugas tersebut masih berusia muda. Dia berkomitmen akan kembali melakukan pembinaan untuk para petugas lapas, khususnya yang bertugas di Lapas Sukamiskin, Kota Bandung.

Baca Juga: Yusril Nilai Saksi Agus Maksum Tak Menerangkan Apapun
KPK Fasilitasi Penyidik Polda Metro Jaya Periksa Novel Baswedan

Mendapat tugas untuk mengawasi warga binaan di Lapas Sukamiskin, kata dia, memang dinilai menjadi tugas berat. Selain karena mendapat perhatian dari masyarakat, aturan terkadang sulit ditegakkan di lapas tersebut karena dipenuhi warga binaan yang berstatus mantan orang penting.

“Kami akan bongkar. Saya tahu persis,” kata Liberti.(ant)

Berita Terkait

Kemenkumham: Setnov Tak Akan Pelesiran Lagi Kemenkumham: Setnov Tak Akan Pelesiran Lagi
Ditjen PAS Ungkap Kronologi Penyalahgunaan Izin Berobat Setnov Ditjen PAS Ungkap Kronologi Penyalahgunaan Izin Berobat Setnov
Jakarta Siap Menerima 3.000 Atlet Asian Para Games 2018 Jakarta Siap Menerima 3.000 Atlet Asian Para Games 2018

#Setya Novanto #Kemenkumham #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar