Kuasa Hukum Berharap Kasus Penyerangan Novel Segera Terungkap

Acara peringatan #DUATAHUNNOVEL. (Dok.KPK)

Arah - Kuasa hukum Novel Baewedan akan memastikan proses pemeriksaan terhadap kliennya sebagai saksi terkait kasus penyerangan menggunakan air keras sesuai prosedur.

KPK memfasilitasi penyidik Polda Metro Jaya yang akan didampingi tim asistensi ahli atau tim gabungan yang sudah dibentuk Kapolri untuk memeriksa Novel Baswedan sebagai saksi.

"Tentu sebagai tim kuasa hukum kami akan memastikan, pertama apakah proses pemeriksaan hari ini akan berjalan sesuai prosedur yang ada," ujar Kuasa Hukum Novel, Yati Andriyani yang akan mendampingi penyidik KPK itu menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis.

Kuasa hukum juga ingin memastikan apakah ada perkembangan dari proses pemeriksaan tersebut.

"Dan yang ketiga, kami akan meminta penjelasan yang terkait dugaan siapa yang bertanggung jawab dalam kasus ini," kata Yati yang juga Koordinator Kontras itu.

Kuasa hukum Novel lainnya, Arif Maulana mengharapkan pelaku penyerangan terhadap Novel segera terungkap.

"Artinya lebih dua tahun kasus ini juga belum terungkap dan kami harap pemeriksaan ini bukan hanya formalitas karena mau memperingati 800 hari (pasca penyerangan Novel). Kami harap betul-betul pemeriksaan ini mengungkap siapa pelaku kekerasan kepada Novel," kata Arif yang juga Direktur LBH Jakarta itu.

Usman Hamid yang juga kuasa hukum Novel mengharapkan dari pemeriksaan yang dilakukan ada kabar kemajuan soal pelaku dan aktor intelektual di balik penyerangan terhadap Novel.

"Siapa sebenarnya pelaku penyerang terhadap Novel dan aktor intelektual di balik penyerangan itu. Ini bukan hanya dua tahun lebih atau 200 hari, tiga kali Idul Fitri kita belum menemukan adanya semacam kemajuan," kata Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia.

Baca Juga: Sidang di MK, Ahli Sebut Ada Kesalahan Input Data Situng KPU
MK Tegaskan Tak Ada Ancaman terhadap Hakim Konstitusi


Novel Baswedan diserang oleh dua orang pengendara motor pada 11 April 2017 seusai Shalat Subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya. Hari ini tepat 800 hari pasca penyerangan terhadap Novel.

Pelaku menyiramkan air keras ke kedua mata Novel sehingga mengakibatkan mata kirinya tidak dapat melihat karena mengalami kerusakan yang lebih parah dibanding mata kanannya.(ant)

Berita Terkait

Hendardi: Pemeriksaan Novel Bawesdan untuk Pendalaman Hendardi: Pemeriksaan Novel Bawesdan untuk Pendalaman
Novel Baswedan: Seharusnya Ini Bukan Kasus Sulit Novel Baswedan: Seharusnya Ini Bukan Kasus Sulit
KPK Desak Polisi Ungkap Kasus Novel KPK Desak Polisi Ungkap Kasus Novel

#Novel Baswedan #kpk #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar