Pemerintah Turunkan Harga Tiket Pesawat ‘Low Cost Carrier’

Menko Perekonomian Darmin Nasution memimpin Rakor Evaluasi Kebijakan Penurunan Tarif Angkutan Udara, di Jakarta, Kamis (20/6) siang. (Foto:Kemenko Perekonomian)

Arah - Pemerintah memutuskan untuk menurunkan harga tiket penerbangan Low Cost Carrier (LCC) domestik untuk jadwal penerbangan tertentu. Keputusan ini diambil setelah dilakukan evaluasi secara berkala penurunan Tarif Batas Atas (TBA) harga tiket pesawat yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019 dan berlaku efektif sejak 18 Mei 2019.

“Pemerintah bersama seluruh pihak terkait tengah memfinalisasi kebijakan untuk memberlakukan penurunan harga tiket penerbangan Low Cost Carrier (LCC) domestik untuk jadwal penerbangan tertentu. Kebijakan ini akan berlaku efektif dalam satu minggu ke depan,” ujar Menko Perekonomian Darmin Nasution usai memimpin Rapat Koordinasi Tentang Evaluasi Kebijakan Penurunan Tarif Angkutan Udara, di Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Menurut Menko Perekonomian, kenaikan harga tiket pesawat sejak November 2018 berdampak langsung pada jumlah penumpang. Terjadi penurunan dalam empat bulan terakhir (Januari–April 2019) sebesar 28 persen.

Diakui Darmin, setiap tahunnya saat memasuki Kuartal I, tren jumlah penumpang udara cenderung menurun (off-peak season). Akan tetapi, tahun ini jumlah penurunan penumpang yakni 5,63 juta di bulan Februari 2019, atau turun 14,7 persen dibanding bulan sebelumnya.

Selain itu, secara Year on year (YoY), inflasi angkutan udara memang mengalami peningkatan. Namun sejak Mei 2019, laju inflasinya melambat, sebagai dampak kebijakan penurunan TBA.

“Tercatat sejak November 2018 tarif angkutan udara menjadi penyumbang tetap inflasi setiap bulannya. Sejak diberlakukan kebijakan TBA yang baru, inflasi tarif angkutan udara pada Bulan Mei tercatat hanya sebesar 1,13 persen (MtM), lebih kecil jika dibandingkan dengan Bulan sebelumnya yang nilai inflasinya mencapai 2,27 persen (MtM). Meskipun secara tahunan inflasinya masih cukup tinggi, sebesar 27,85% (YoY),” jelas Darmin.

Baca Juga: Bappenas Ungkap Dua Faktor Utama Penghambat Pertumbuhan Ekonomi
OJK Dorong BPR Masuk Era Digital, Ini Alasannya

Untuk memenuhi harapan masyarakat akan penurunan harga tiket pesawat, pemerintah bersama seluruh pihak terkait tengah memfinalisasi kebijakan untuk memberlakukan penurunan harga tiket penerbangan Low Cost Carrier (LCC) domestik untuk jadwal penerbangan tertentu. Kebijakan ini akan berlaku efektif dalam satu minggu kedepan.

Untuk menjaga keberlangsungan industri angkutan udara, seluruh pihak yang terkait seperti maskapai udara, pengelola bandara, dan penyedia bahan bakar penerbangan, telah sama-sama berkomitmen untuk menurunkan biaya yang terkait dengan operasi penerbangan.

Untuk membantu efisiensi biaya di maskapai, pemerintah tengah menyiapkan kebijakan pemberian insentif fiskal atas jasa persewaan, perawatan, dan perbaikan pesawat udara, jasa persewaan pesawat udara dari luar daerah pabean serta impor dan penyerahan atas pesawat udara dan suku cadangnya.

Berita Terkait

Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Turun 12-16 Persen Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Turun 12-16 Persen
Hutang Lagi! Ini Jumlah Pinjaman Indonesia Tahun 2017 Hutang Lagi! Ini Jumlah Pinjaman Indonesia Tahun 2017
Timses: Elektabiltas Ahok-Djarot Meningkat Tajam Setelah Sidang Timses: Elektabiltas Ahok-Djarot Meningkat Tajam Setelah Sidang

#Harga Tiket Pesawat #Kemenko Perekonomian #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar