MK: Dalil Kemenangan 52 Persen Prabowo-Sandi Tak Lengkap

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman (tengah) memimpin sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). Sidang PHPU Pilpres 2019 itu akan dilanjutkan pada Selasa (18/6/2019) dengan agenda mendengar jawaban termohon, keterangan pihak terkait dan Bawaslu. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj).

Arah - Majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan klaim kemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebesar 52 persen dalam dokumen gugatan sengketa Pilpres 2019 tidak lengkap dan tidak jelas. Dalil tersebut tidak menunjukkan secara khusus di mana ada perbedaan

"Selain dalil pemohon tidak lengkap dan tidak jelas karena tidak menunjukkan secara khusus di mana ada perbedaan, pemohon juga tidak melampirkan bukti yang cukup untuk meyakinkan Mahkamah," ujar Hakim Konstitusi Arief Hidayat dalam sidang di Gedung MK, Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Tim kuasa hukum Prabowo-Sandi mengklaim perolehan 68.650.239 atau 52 persen suara. Sementara menurut mereka, perolehan suara Jokowi-Ma'ruf 63.573.169 atau 48 persen suara.

Klaim angka itu berbeda dengan hasil penetapan KPU pada 21 Mei 2019. KPU menetapkan perolehan suara Jokowi-Ma'ruf 85.607.362 atau 55,50 persen. Sementara perolehan suara Prabowo-Sandi 68.650.239 atau 44,50 persen.

Baca Juga: MK Minta Putusan Sengketa PilpresTak Dijadikan Ajang Saling Hujat
MK Tegaskan Pelanggaran TSM Merupakan Wewenang Bawaslu

Arief mengatakan pemohon tidak melampirkan bukti hasil rekapitulasi yang lengkap dari 34 provinsi sebagaimana yang didalilkan. Namun pemohon hanya melampirkan hasil foto dan pindai yang tidak jelas sumbernya dan bukan C1 resmi yang diberikan pada saksi 02.

"Mahkamah berpendapat dalil pemohon a quo permohonan tersebut tidak beralasan menurut hukum," pungkasnya.

Berita Terkait

MK Tegaskan Pelanggaran TSM Merupakan Wewenang Bawaslu MK Tegaskan Pelanggaran TSM Merupakan Wewenang Bawaslu
Perjalanan Sidang Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi  Perjalanan Sidang Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi
MK Berharap Dua Paslon Hadiri Sidang Sengketa Hasil Pilpres      MK Berharap Dua Paslon Hadiri Sidang Sengketa Hasil Pilpres

#sengketa pemilu #pilpres 2019 #Mahkamah Konstitusi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar