Waspadai Penipuan Lelang Online, Kenali Modusnya

Konpers pengungkapan kasus penipuan lelang online. (Foto:DJKN)

Arah - Penipuan online kian marak terjadi, salah satunya berbentuk penipuan lelang online di Medan yang telah terungkap. Direktur Hukum dan Humas Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)Tri Wahyuningsih Retno Mulyani mengingatkan masyarakat untuk barhati-hati dengan modus penipuan online.

Tri Wahyuningsih menegaskan sistem lelang online tidak bersifat menjanjikan. Pemenang lelang ditetapkan dari penawar tertinggi sehingga pejabat atau siapapun tidak bisa menentukan siapa pemenangnya.

Selain itu, lelang online hanya melalui situs resmi www.lelang.go.id. Jika ingin mengkonfirmasi ada lelang atau tidak, masyarakat dapat menghubungi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Selain itu, lanjut dia, pembayaran tidak dilakukan ke rekening pribadi atau perorangan.

"Kami kalau melakukan lelang tidak ada yang sifatnya menjanjikan. Lelang itu kegiatan tawar-menawar dan yang ditetapkan sebagai pemenangnya adalah penawaran tertinggi. Pejabat atau siapapun tidak bisa menjanjikan siapapun menjadi pemenang. Untuk informasi resmi melalui www.lelang.go.id, call center DJKN 1500991. Konfirmasi apapun silahkan ke KPKNL, membuka www.lelang.go.id atau menghubungi call center," ujarnya dilansir situs Kemenkeu.

Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Kombespol Dani Kustoni mengungkapkan polisi membongkar sindikat penipuan lelang online di Medan. Korban penipuan online ini tersebar di seluruh Indonesia dengan kerugian miliaran rupiah.

Enam pelaku penipuan lelang online telah diamankan. Mereka adalah (HS) sebagai pengendali yang berada di salah satu lapas di Sumatera Utara, dibantu 5 tersangka lainnya (MF), (MA), (AF), Chaeri dan (AT).

"Pelaku yang terdiri (HS) sebagai pengendali yang berada di salah satu lapas di Sumatera Utara, dibantu 5 tersangka lainnya yaitu (MF), (MA), (AF), Chaeri dan (AT) (yang berada saat konpres)," jelas Dani dalam konpers Penangkapan Pelaku Penipuan Lelang di Jakarta, Senin (8/7/2019).

Baca Juga: Hari Ini Sidang Perdana Sengketa Pileg 2019 Digelar di MK
Hasil SBMPTN Diumumkan Hari Ini Pukul 15.00 WIB

Modus yang dilakukan adalah penipu mencari calon korban melalui sosial medianya seperti Facebook. Mereka pura-pura berteman untuk mengenali calon korbannya. Selain itu, mereka juga menyebarkan pesan random melalui SMS.

Setelah calon korban merespon, HS menawarkan barang lelang murah dan mengaku sebagai pejabat DJKN. Dia mengaku memiliki anak buah dan mengarahkan calon korban untuk berkomunikasi dengan mereka agar meyakinkan. Selanjutnya, calon korban diperintahkan mentransfer sejumlah uang untuk Down Payment (DP) sebelum dijanjikan pelaksanaan lelang.

Berita Terkait

Penambahan Anggota DPR Diyakini Tak Akan Bebani Negara Penambahan Anggota DPR Diyakini Tak Akan Bebani Negara
DKI Jakarta Segera Atur Ulang Operasi Becak DKI Jakarta Segera Atur Ulang Operasi Becak
KPK Lelang Barang Rampasan 'Action Figure' Hingga Perhiasan KPK Lelang Barang Rampasan 'Action Figure' Hingga Perhiasan

#Kasus Penipuan #lelang #Online #Kemenkeu #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar