Ikuti Google Maps, 100 Kendaraan Terjebak di Jalan Tanah

Ilustrasi mobil (Foter.com/dave_7)

Arah - Aplikasi layanan navigasi diharapkan penggunanya dapat mencari jalan pintas untuk sampai tujuan dengan menghindari kemacetan. Namun tidak selamanya menggunakan layanan navigasi bisa menjadi solusi sampai ke tujuan lebih cepat.

Peristiwa yang terjadi di Corolado beberapa waktu lalu adalah salah satu contohnya. Sekitar 100 pengendara malah terjebak di jalan berlumpur ketika mengikuti aplikasi layanan navigasi.

Salah satunya Connie Monsees yang membagikan kisahnya di program ABC News, podcast Start Here. Monsees mengatakan cerita berawal ketika dirinya terjebak kemacetan dalam perjalanan menjemput suaminya di Bandara Internasional Denver.

"Jadi saya menggunakan Google Maps saya untuk melihat apakah ada cara yang lebih baik untuk sampai, dan itu (Google Maps) menunjukkan kepada saya untuk mengambil jalan keluar berikutnya dan itu akan menghemat sekitar separuh waktu," ujarnya.

Dia memutuskan untuk mengikuti petunjuk Google Maps. Awalnya dia melewati ja;an biasa dan kemudian menyusuri jalan tanah.

"Saya mengikuti jalur mobil dan saya berpikir, 'Yah, ada begitu banyak orang yang melewati jalan itu, pasti baik-baik saja," kata Monsees kepada ABC.

Namun karena hujan yang turun sebelumnya kondisi jalan menjadi berlumpur di sepanjang ladang. Akibatnya terjadi kemacetan panjang.

Dengan susah payah, Monsees bisa keluar dari lumpur dan membawa dua orang terlantar menumpang bersamanya. Sementara kendaraan lainnya sempat terjebak dalam waktu yang lebih lama.

Monsees menambahkan dirinya tidak kesal dengan Google. Menurut dia, apa yang terjadi adalah kesalahannya karena ingin cepat sampai ke tujuan.

"Saya tidak tahu ini tentang Google, ini tentang kita - bahwa kita sangat ingin kehidupan menjadi efisien sehingga kita mencoba mengambil jalan pintas yang sebenarnya tidak perlu," katanya.

Dalam sebuah pernyataan kepada NPR, seorang juru bicara Google mengatakan pigaknya mempertimbangkan banyak faktor ketika menentukan rute mengemudi, termasuk ukuran jalan dan kondisi rute yang akan dilewati.

"Sementara kami selalu bekerja untuk memberikan arah terbaik, masalah dapat timbul karena keadaan yang tidak terduga, seperti ketika kondisi cuaca mempengaruhi kualitas jalan," jelasnya.

Baca Juga: Ini yang Membuat Sapi Jantan Pecahkan Rekor Dunia
Pramugari Terima Gambar Rompi Bom, Penumpang JetBlue Dievakuasi

Dia mengingatkan pengemudi untuk mematuhi hukum yang berlaku, tetap fokus dan menggunakan penilaian terbaik mereka saat mengemudi.

Berita Terkait

Dua Fitur Baru Google Maps untuk Pengguna Angkutan Umum Dua Fitur Baru Google Maps untuk Pengguna Angkutan Umum
Cari Alamat Pakai Waze, Malah Diarahkan Masuk ke Danau Cari Alamat Pakai Waze, Malah Diarahkan Masuk ke Danau
Akhir Mei 2019, BBM Berhenti Beroperasi Akhir Mei 2019, BBM Berhenti Beroperasi

#Google Maps #Aplikasi #navigasi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar