55 Kabupaten dan Kota Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan

Ilustrasi kekeringan (Pixabay)

Arah - Sejumlah wilayah kabupaten dan kota telah menetapkan status siaga darurat kekeringan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengidentifikasi hingga Senin (22/7/2019), 55 kepala daerah telah menetapkan Surat Keputusan Bupati dan Walikota Tentang Siaga Darurat Bencana Kekeringan.

Provinsi yang wilayah kabupaten dan kotanya menetapkan status siaga darurat kekeringan antara lain Banten, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Sedangkan wilayah kabupaten/kota yang terdampak kekeringan berjumlah 75 kabupaten/kota.

Wilayah terbanyak yang menetapkan status Siaga Darurat Kekeringan yaitu Provinsi Jawa Timur. Sebanyak 25 kabupaten teridentifikasi berpotensi kekeringan.

Menghadapi darurat kekeringan, BNPB, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah melakukan koordinasi untuk operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC). Operasi tersebut akan difokuskan pada penanganan kekeringan dan kegagalan panen di wilayah-wilayah teridentifikasi.

Saat ini potensi awan hujan kurang dari 70% sehingga belum dapat dilakukan operasi TMC. Namun demikian, pesawat milik BPPT dalam posisi stand by jika ada wilayah yang berpotensi untuk dilakukannya TMC.

BMKG memprakirakan potensi hujan 7 hari ke depan masih cukup rendah untuk wilayah Sumatera bagian Selatan, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Di sisi lain, pertumbuhan awan dan potensi hujan masih terfokus di Sumatera bagian utara, Kalimantan Timur dan Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Baca Juga: Amnesti Baiq Nuril Diputuskan Usai DPR Dapat Penjelasan Menkumham
Kepala BMKG Ajak Masyarakat Tak Cemaskan Megathrust

Data BNPB per 22 Juli 2019, rincian 75 kabupaten dan kota terdampak kekeringan yaitu Jawa Barat 21 kabupaten, Banten 1, Jawa Tengah 21, DI Yogyakarta 2, Jawa Timur 10, Bali 2, NTT 15, dan NTB 9.

Dilihat sebaran bencana kekeringan berdasarkan tingkatan wilayah administrasi sebagai berikut 7 provinsi, 75 kabupaten, 490 kecamatan dan 1.821 desa.

Total air bersih yang telah didistribusikan mencapai 7.045.400 liter. Strategi lain yang telah diupayakan antara lain penambahan jumlah mobil tanki, hidran umum, pembuatan sumur bor, dan kampanye hemat air. 

Berita Terkait

Jakarta Diperkirakan Kembali Hujan Siang Ini Jakarta Diperkirakan Kembali Hujan Siang Ini
BMKG: Waspada Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim  BMKG: Waspada Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim
BMKG: Jakarta Diperkirakan Cerah  dan Berawan BMKG: Jakarta Diperkirakan Cerah dan Berawan

#BMKG #BNPB #kekeringan #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar