Ini Cara Agar Sukuk Dikenal Masyarakat Luas

Ilustrasi investasi (Pixabay)

Arah - Musisi Dik Doang yang juga pemerhati pendidikan, mengatakan untuk membuat produk Sukuk (obligasi syariah) lebih dikenal masyarakat luas, perlu membuat positioning sebagai sahabat ke target pemasaran, bukan sekedar produk investasi yang melulu berdasarkan hitung-hitungan belaka.

"Kalau saya harus berbicara kepada siapa, saya harus punya wawasan dulu terhadap orang ini. Jadi penting kita hadir, kita memberi manfaat, tapi jangan sekedar. Tapi harus menjadi bagian dari kehidupan (seperti memposisikan diri sebagai sahabat)," ujarnya dalam peluncuran Sukuk Tabungan seri 005 (ST005) di kantor Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Kamis, (8/8/2019).

Direktur Pembiayaan Syariah, DJPPR Kementerian Keuangan Dwi Irianti Hadiningdyah mengapresiasi saran Dik Doang. Di sisi lain, dia mengatakan Sukuk Indonesia sudah dikenal pasar global melalui Green Sukuk atau Sukuk Hijau.

"Sukuk kita sangat dikenal di dunia internasional, terutama melalui Green Sukuk. Kita adalah pemain atau penerbit Sukuk yang aktif di pasar global dan menjadi penerbit Sukuk terbesar US Dollar Sukuk," jelasnya.

Green Sukuk adalah Sukuk yang sebagian keuntungannya dialokasikan untuk beragam proyek pelestarian lingkungan, khususnya pembiayaan berkelanjutan berbasis syariah. Dengan membeli Sukuk, secara tidak langsung, para investor telah ikut berkontribusi membangun negara Indonesia.

Baca Juga: Perpres Diteken, Industri Mobil Listrik Diharapkan Bergeliat
Industri Makanan dan Logam Penyumbang Besar Investasi Semester I

Dikutip dari situs DJPPR, Pemerintah Indonesia menerima penghargaan internasional sebagai Islamic Issue of the Year dan SRI Capital Market Issue of the Year dari International Financing Review Asia di Hong Kong pada 26 Februari 2019. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan pemerintah menerbitkan Sukuk Negara di pasar internasional senilai 3 miliar dolar AS.

Selain itu juga karena keberhasilan menerbitkan Sukuk Negara di pasar internasional untuk membiayai proyek-proyek ramah lingkungan (Global Green Sukuk) senilai 1,25 miliar dolar AS pada 1 Maret 2018. 

Berita Terkait

Jumat Pagi, Nilai Tukar Rupiah Turun Enam Poin Jumat Pagi, Nilai Tukar Rupiah Turun Enam Poin
IHSG BEI Merosot 0,70 Persen Pada Awal Perdadagangan Rabu IHSG BEI Merosot 0,70 Persen Pada Awal Perdadagangan Rabu
IHSG BEI Menguat Disokong Optimisme Pertumbuhan Ekonomi IHSG BEI Menguat Disokong Optimisme Pertumbuhan Ekonomi

#Sukuk Syariah #Kemenkeu #Investor #investasi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar