Kemenperin Fasilitasi Penyerapan 1,1 Juta Ton Garam Lokal

Petani garam (Pixabay)

Arah - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong sinergi antara industri dengan para petani garam. Hal ini untuk meningkatkan kesejahteraan para petani garam dalam negeri, sekaligus menjamin ketersediaan garam sebagai bahan baku dan bahan penolong sektor industri.

“Garam merupakan komoditas strategis yang penggunaannya sangat luas, mulai dari konsumsi rumah tangga, industri pangan, industri farmasi dan kosmetik, pengeboran minyak hingga industri klor alkali,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto da;am siaran persnya.

Pada MoU tahun ini, garam lokal akan diserap industri sebanyak 1,1 juta ton. Target ini meningkat dari capaian serapan tahun lalu sebesar 1.053.000 ton. Kesepakatan ini sebagai wujud nyata dari kerja sama antara 11 industri pengolah garam dengan 164 petani garam di dalam negeri.

Para petani garam itu berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

“Kami mengapresiasi kepada para industri pengolah garam dan para petani garam atas sumbangsih yang telah diberikan kepada Indonesia, khususnya pada sektor komoditas pergaraman nasional dalam membangun ketahanan industri dan pangan nasional,” papar Menperin.

Baca Juga: Perkuat Usaha Garam Rakyat dengan Penyaluran KUR Khusus
Keputusan pemerintah Untuk Impor Garam Industri Dipertanyakan

Berdasarkan neraca garam nasional, kebutuhan garam nasional tahun 2019 diperkirakan 4,2 juta ton. Jumlah ini terdiri atas kebutuhan industri 3,5 juta ton, konsumsi rumah tangga 320 ribu ton, komersial 350 ribu ton, serta peternakan dan perkebunan 30 ribu ton.

Selain untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, garam lokal juga telah terserap beberapa industri seperti untuk pengasinan ikan, penyamakan kulit, dan water treatment.

“Maka itu, perlu ada pemanfaatan teknologi modern sehingga bisa mencapai standar kualitas sesuai kebutuhan industri dan akan meningkatkan serapan garam lokal,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kemenpertin Pastikan Garam Petani Negeri Terserap Baik Kemenpertin Pastikan Garam Petani Negeri Terserap Baik
Masuki Musim Hujan Harga Garam Mulai Naik Masuki Musim Hujan Harga Garam Mulai Naik
Astaga, Harga Garam di Tanjungpinang Naik 350 persen Astaga, Harga Garam di Tanjungpinang Naik 350 persen

#garam #garam laut #Petani Garam #Kemenperin #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar