Drama VAR Gagalkan Kemenangan Menchester City

Manajer Manchester City Pep Guardiola (wikipedia)

Arah - Manchester City menjamu Tottenham Hotspur pada laga pekan kedua Liga Premier di Etihad Stadium, Sabtu (17/8/2019) malam WIB. Pada laga ini, gol ketiga The Citizens yang dicetak Gabriel Jesus dibatalkan video assistant referee (VAR).

Raheem Sterling membuka keunggulan tuan rumah di menit ke-20. Namun The Lilywhites hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk menyeimbangkan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Erik Lamela.

Gol Sergio Aguero di menit ke-35 menutup babak pertama. Spurs kembali menyeimbangkan skor 2-2 di menit ke-56. Kali ini Lucas Moura yang masuk sebagai pemain pengganti yang menjebol gawang Ederson.

Gol Gabriel Jesus di injury time membuat pendukung tuan rumah bersorak. Namun wasit Michael Oliver membatalkannya karena dalam tayangan video assistant referee (VAR), Aymeric Laporte lebih dulu handball sebelum bola disambar penyerang Brasil itu.

Baca Juga: Kemenangan Real Madrid Pembuktian Awal Gareth Bale
Gagal ke Final Piala AFF, Sulitnya Timnas U-18 Kalahkan Malaysia

Musim ini untuk pertama kalinya Liga Inggris menggunakan teknologi Video Assistant Referee (VAR). Aturan baru Liga Inggris menyebutkan gol yang tercipta dengan tangan atau lengan baik sengaja atau tidak akan dianulir.

Manajer Spurs Mauricio Pochettino mengatakan VAR harus diterima karena sudah ditetapkan sebagai aturan. Dia menambahkan hari ini mungkin timnya dountungkan VAR, namun di hari lain bisa sebaliknya.
"Sekarang hal itu menguntungkan buat kami, tak diragukan lagi bahwa itu mungkin takkan menguntungkan kami di kesempatan lain. Ini adalah aturan yang perlu diterima," ujarnya dikutip BBC..

Sementara manajer City Pep Guardiola menilai penggunaan VAR masih perlu perbaikan. Menurutnya penerapan teknologi tersebut seringkali menimbulkan kerancuan.

Sebelumnya, Guardiola mengalami kejadian tak mengenakkan saat City melawan Spurs di leg kedua perempatfinal Liga Champions musim lalu. Saat itu, gol Raheem Sterling tak disahkan wasit karena VAR tayangan VAR menunjukkan Sergio Aguero lebih dulu dalam offside sebelum terjadinya gol.

"Saya juga mengalami situasi itu saat melawan Tottenham di Liga Champions musim lalu, ini hal yang sama. Wasit dan VAR menganulirnya. Ini kedua kalinya- ini sulit. Jujur itu sulit tapi memang inilah keadaannya," kata Guardiola dikutip dari Sky Sports.

City memang pantas kecewa karena gagal meraih poin penuh di kandang. Sepanjang pertandingan, City mendominasi dengan melakukan 30 tembakan, sepuluh diantaranya on target.

Sementara Spurs hanya memiliki tiga peluang dengan dua di antaranya mengarah ke gawang. Namun dua peluang Lilywhites itu bisa dimaksimalkan menjadi gol.

Dengan hasil 2-2, City berada di posisi ketiga klasemen Liga Inggris dengan 4 poin dari dua laga, tertinggal 2 poin dari Liverpool dan Arsenal. Sementara Spurs menempati posisi kelima juga dengan 4 poin, kalah selisih gol dari City dan Brighton.

Berita Terkait

Liverpool Gusur City, Persaingan Gelar Juara Semakin Sengit Liverpool Gusur City, Persaingan Gelar Juara Semakin Sengit
Manchester City Harus Kehilangan Bravo Selama 5 Pertandingan Manchester City Harus Kehilangan Bravo Selama 5 Pertandingan
Siapa Bek Misterius yang Akan Didatangkan Manchester City? Siapa Bek Misterius yang Akan Didatangkan Manchester City?

#Liga Inggris #Liga Premier #Pep Guardiola #Mauricio Pochettino #Manchester City #Tottenham Hotspur #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar