Efisiensi Transaksi, BI Luncurkan Standar QR Code

Bank Indonesia meluncurkan standar Quick Response (QR) Code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking yang disebut QR Code Indonesian Standard (QRIS), Sabtu (17/8). (Foto:Bank Indonesia)

Arah - Bank Indonesia meluncurkan standar Quick Response (QR) Code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking yang disebut QR Code Indonesian Standard (QRIS) di Jakarta, Sabtu (17/8/2019).

Peluncuran QRIS merupakan salah satu implementasi Visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025, yang telah dicanangkan pada Mei 2019. Implementasi QRIS secara nasional efektif berlaku mulai 1 Januari 2020, guna memberikan masa transisi persiapan bagi Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP).

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dalam siaran persnya mengatakan QRIS yang mengusung semangat UNGGUL (UNiversal, GampanG, Untung dan Langsung) untuk mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, untuk Indonesia Maju.

QRIS UNGGUL mengandung makna, pertama UNiversal, penggunaan QRIS bersifat inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat dan dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di domestik dan luar negeri. Kedua GampanG, masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah dan aman dalam satu genggaman ponsel.

Ketiga Untung, transaksi dengan QRIS menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung efisien melalui satu kode QR yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel. Keempat Langsung, transaksi dengan QRIS langsung terjadi, karena prosesnya cepat dan seketika sehingga mendukung kelancaran sistem pembayaran.

Baca Juga: Kepercayaan Konsumen Masih Jadi Problem Dagang Online
Jokowi Minta Pemilik Mal Beri Ruang Strategis Brand Lokal

QRIS disusun BI dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), dengan menggunakan standar internasional EMV Co.1 untuk mendukung interkoneksi instrumen sistem pembayaran yang lebih luas dan mengakomodasi kebutuhan spesifik negara sehingga memudahkan interoperabilitas antar penyelenggara, antar instrumen, termasuk antar-negara.

Untuk tahap awal, QRIS fokus pada penerapan QR Code Payment model Merchant Presented Mode (MPM) dimana penjual (merchant) yang akan menampilkan QR Code pembayaran untuk dipindai pembeli (customer) ketika melakukan transaksi pembayaran.

Sebelum diluncurkan, spesifikasi teknis standar QR Code dan interkoneksinya telah melewati uji coba (piloting) pada tahap pertama pada bulan September hingga November 2018 dan tahap kedua pada bulan April hingga Mei 2019.

Berita Terkait

Kawal Pemeriksaan Rizieq, FPI Siap Geruduk Mapolda Metro Jaya Kawal Pemeriksaan Rizieq, FPI Siap Geruduk Mapolda Metro Jaya
Persija Siapkan Kekuatan Penuh Di Piala Presiden Dan AFC Cup Persija Siapkan Kekuatan Penuh Di Piala Presiden Dan AFC Cup
BI Pastikan Kabar Uang Pecahan Baru Rp200 Ribu Hoax BI Pastikan Kabar Uang Pecahan Baru Rp200 Ribu Hoax

#Sistem Pembayaran Digital #sistem pembayaran terbaru #Bank Indonesia #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar