Ciptakan SDM Unggul, PR Sektor Pendidikan Harus Diselesaikan

Simulasi SBMPTN (Dok. Telkomsel Area Jabotabek Jabar)

Arah - Kemerdekaan Indonesia yang telah menginjak usia ke-74 tahun, menjadi momentum penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Namun untuk menciptakan SDM unggul, masih banyak pekerjaan rumah (PR) di sektor pendidikan yang harus diselesaikan.

“Rata-rata lama pendidikan dasar kita masih 8 sampai 9 tahun. Itu artinya mereka tidak lulus SMP. Kalau kita masih melalaikan hal seperti ini, bagaimana anak Indonesia bersaing dengan bangsa lain,” ujar Anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah usai Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPD RI-DPR RI, Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Dikatakan Ledia seperti dikutip dari dpr.go.id, pemerintah harus membuat pijakan yang kuat sebelum melakukan lompatan jauh dalam menjadikan Indonesia maju melalui penguatan SDM.

“Menurut saya, setiap lompatan jauh harus punya pijakan. Pijakannya adalah kesiapan SDM dari dasar. Karenannya harus lebih serius untuk penyediaan sarana prasarana, aksesibilitas dalam pendidikan, tingkatkan kualitas guru, dan distribusi guru,” katanya.

Selain itu, dia berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap kaum marjinal dan disabilitas.

“Perlu diingat SDM unggul bukan hanya mereka lulusan S1, S2 dan seterusnya. Tapi mereka (kaum marjinal dan disabilitas) juga harus terus menerus kita perhatikan. Baik dari aksesnya maupun dari peraturan turunan dari Undang-Undang Penyandang Disabilitas yang belum juga dibuat. Intinya kalau mau melakukan lompatan yang jauh pijakan untuk melonpat harus disiapkan," jelasnya.

Baca Juga: ITB Perguruan Tinggi dengan Ranking Tertinggi Tahun 2019
Raih Ranking 3 PTN Terbaik se-Indonesia, Ini Harapan Rektor IPB

Sebelumnya, Presiden Jokowi dalam Sidang Bersama DPD RI-DPR RI menyampaikan pentingnya pengusaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk bisa unggul dari bangsa lain. Presiden menegaskan Indonesia membutuhkan SDM unggul tapi cinta terhadap negara.

“Kita butuh SDM unggul yang berhati Indonesia, berideologi Pancasila. Kita butuh SDM unggul yang toleran yang berakhlak mulia. kita butuh SDM unggul yang terus belajar bekerja keras, berdedikasi,” kata Presiden.

Berita Terkait

Sumber Utama Polusi, Transportasi Ibu Kota Perlu Diatur Kembali Sumber Utama Polusi, Transportasi Ibu Kota Perlu Diatur Kembali
DPR Ingatkan Pemerintah, Kampus di Luar Jawa Minim Fasilitas DPR Ingatkan Pemerintah, Kampus di Luar Jawa Minim Fasilitas
DPR Setujui Perppu Ormas Jadi Undang-Undang DPR Setujui Perppu Ormas Jadi Undang-Undang

#Sumber Daya Manusia #DPR #Komisi X DPR RI #disabilitas #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar