Indonesia Masuk Periode Aging Population

Ilustrasi lansia (Pixabay)

Arah - Saat ini Indonesia mulai memasuki periode aging population, dimana terjadi peningkatan umur harapan hidup yang diikuti peningkatan jumlah lansia. Indonesia mengalami peningkatan jumlah penduduk lansia dari 18 juta jiwa (7,56%) pada tahun 2010, menjadi 25,9 juta jiwa (9,7%) pada tahun 2019, dan diperkirakan akan terus meningkat dimana tahun 2035 menjadi 48,2 juta jiwa (15,77%).

Sekjen Kemenkes, drg. Oscar Primadi, MPH mengatakan semua orang perlu mulai memperhatikan kebutuhan lansia, sehingga diharapkan mereka dapat tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif, salah satunya penguatan peran keluarga dalam melakukan perawatan bagi lansia.

"Di tataran global, situasi ini tidak jauh berbeda bahkan mungkin lebih memprihatinkan seperti fenomena Kodokushi di Jepang yaitu lansia yang meninggal membusuk dalam kesendirian dan kejadiannya cukup banyak sehingga telah menjadi permasalahan serius bagi Pemerintah Jepang,'' ujarnya beberapa waktu lalu.

Situasi di Jepang itu, lanjut dia, merupakan dampak terjadinya populasi yang menua yakni semakin besarnya proporsi lansia terhadap jumlah penduduk di suatu negara. Indonesia saat ini sudah menuju kondisi populasi menua dengan persentase Lansia 9,7%. Sedangkan negara-negara maju sudah melebihi 10% bahkan Jepang sudah melebihi 30%.

"Pada negara-negara maju telah dikembangkan sistem pelayanan long term care atau perawatan jangka panjang yang pembiayaannya tersendiri di luar jaminan kesehatan, sehingga ketika seseorang memasuki kondisi membutuhkan pelayanan jangka panjang, long term care, dapat ditanggulangi oleh skema asuransi khusus tersebut," katanya seperti dikutip dari situs Kemenkes.

Menyikapi isu Ageing Population tersebut, kata dia, terdapat beberapa komitmen global, antara lain Resolution World Health Assembly (WHA) 69.3 tahun 2016, Regional Strategy for Healthy Ageing, dan Response to Aging Societies and Dementia yang merupakan salah satu isu yang dibahas di G20.

Mengingat negara-negara anggota G20 mengalami penuaan dengan sangat cepat dan prevalensi demensia juga akan meningkat dengan sangat cepat seiring pertumbuhan ekonominya, sehingga apabila masalah ini tidak disikapi dengan baik akan mempengaruhi perekonomian suatu negara.

Baca Juga: e-Ladies Aplikasi Layanan Lansia dan Disabilitas
Selain Lansia, Ini yang Dapat Tarif Reduksi Kereta Api

Berdasarkan data Riskesdas tahun 2018, penyakit terbanyak pada lansia untuk penyakit tidak menular antara lain hipertensi, masalah gigi, penyakit sendi, masalah mulut, diabetes mellitus, penyakit jantung dan stroke. Sedangkan untuk penyakit menular antara lain ISPA, diare, dan pneumonia.

Jumlah orang dengan demensia cenderung meningkat seiring meningkatnya kasus penyakit tidak menular. Kondisi tersebut akan berdampak pada kondisi ketergantungan lansia akan bantuan orang lain, atau Perawatan Jangka Panjang (Long term care).

Di sisi lain, terdapat lansia yang mandiri sebanyak 74,3% dan lansia yang tergantung ringan 22%.

"Kelompok yang besar ini potensial kita berdayakan untuk meningkatkan status kesehatan dan kesejahteraan keluarga dan masyarakat, melalui kegiatan di masyarakat termasuk di Posyandu Lansia," katanya.

Untuk mendorong percepatan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan lansia di fasilitas kesehatan telah diterbitkan beberapa Permenkes yang mengatur pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan primer maupun rujukan.

Konsep dasar pengembangan pelayanan atau program kesehatan lansia adalah lansia yang sehat tetap sehat dengan mengoptimalkan fungsi fisik, mental, kognitif dan spiritual, melalui upaya promotif dan preventif, termasuk kegiatan pemberdayaan lansia. Sementara lansia yang sakit diharapkan dapat meningkat status kesehatannya dan optimal kualitas hidupnya sehingga dapat sehat kembali.

Data Direktorat Kesehatan Keluarga menyebutkan hingga tahun 2018, terdapat sekitar 48,4% Puskesmas (4.835 Puskesmas dari 9.993 Puskesmas) yang telah menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang Santun Lansia dan sudah mempunyai 100.470 Posyandu Lansia. Selain itu, juga terdapat 88 Rumah Sakit yang menyelenggarakan pelayanan geriatri dengan tim terpadu.

Berita Terkait

14.520 Lansia Jakarta Dapat Kartu Bantuan KLJ 14.520 Lansia Jakarta Dapat Kartu Bantuan KLJ
Jemaah Haji Diingatkan Hindari Kelelahan Jemaah Haji Diingatkan Hindari Kelelahan
Konser di Jakarta, Celine Dion Ajak Keluarganya ke Indonesia Konser di Jakarta, Celine Dion Ajak Keluarganya ke Indonesia

#Lansia #Harapan Hidup #populasi #Kemenkes #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar