Benarkah Indonesia Dijajah Belanda Selama 350 Tahun?

Buku 'Indonesia Tidak Pernah Dijajah' karya Batara R Hutagalung.

Arah - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengatakan sudah saatnya memikirkan kembali untuk menulis ulang sejarah Indonesia (rewriting history) yang selama ini dipengaruhi Belanda.

Pernyataan itu disampaikan Fadli saat menghadiri Bedah Buku, 'Indonesia Tidak Pernah Dijajah' karya Batara R Hutagalung di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (19/08/2019).

"Selama ini dalam narasi sejarah kita telah dijajah 350 tahun. Apakah betul kita dijajah 350 tahun atau hanya batavia saja?" tanya Fadli.

Menurut Fadli, Batara dengan berani ingin meluruskan sejarah dan fakta-fakta yang selama ini dipercayai Bangsa Indonesia dan juga dunia bahwa Indonesia pernah dijajah Belanda selama 350 tahun.

"Buku 'Indonesia Tidak Pernah Dijajah' sangat tepat diluncurkan setelah perayaan HUT RI ke-74. Sehingga dapat mengigatkan masyarakat pada sejarah, apakah benar Indonesia terjajah. Karena yang dijajah waktu itu adalah kesultanan-kesultanan, belum menjadi Indonesia. Kalaupun kita dijajah jangan-jangan sekarang kita dijajah," jelasnya dilansir dpr.go.id.

Fadli mengaku, mengenal Batara sejak 20 tahun lalu. Menurutnya, Batara fokus pada sejarah Indonesia dan terus memperjuangkan utang kehormatan Belanda sebagai Ketua Umum Komite Utang Kehormatan Belanda (KUB), karena Belanda memiliki banyak utang atas pelanggaran HAM di masa lampau. Bahkan, sampai saat ini, Belanda tidak mengakui kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 secara de jure tetapi hanya secara de facto.

“Dan meski sudah puluhan tahun berlalu, hal ini menjadi PR untuk terus diperjuangkan,” imbuhnya.

Baca Juga: OTT KPK di Yogyakarta, 4 Orang Ditangkap dan 3 Lokasi Diamankan
Cegah Hoaks, Kominfo Perlambat Akses Internet di Papua

Fadli percaya bahwa buku karya Batara lahir secara organik dari penelitian, karena seorang sejarawan sejati tidak hanya membaca buku intelektual mainstream, tetapi juga harus mengasah pisaunya sendiri untuk benar-benar menguak sejarah.

“Pak Batara juga seorang sejarawan yang aktif. Bukan tipe yang berdiri di menara gading. Dia mengungkapkan bagaimana perjalanan bangsa menentukan positioning kita lewat sejarah,” ucap Fadli.

Peluncuran buku juga dihadiri sejarahwan senio Taufik Abdulah, Makarin Wibison, dan Guru Besar Universitas Hasanuddin Makassar Marthen Napang.

Berita Terkait

Fadli Zon Bicarakan Pemimpin Karbitan, Sindiran untuk Jokowi? Fadli Zon Bicarakan Pemimpin Karbitan, Sindiran untuk Jokowi?
Konser di Jakarta, Celine Dion Ajak Keluarganya ke Indonesia Konser di Jakarta, Celine Dion Ajak Keluarganya ke Indonesia
Usut Korupsi Dana Bansos Pemprov DKI, Bareskrim Gandeng BPK Usut Korupsi Dana Bansos Pemprov DKI, Bareskrim Gandeng BPK

#Fadli Zon #Buku #Sejarah #Hari Kemerdekaan RI #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar