Ini Usulan Besaran Kenaikan Iuran BPJS

Dok Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto:Kemenkeu)

Arah - Dewan Jaminan Sosial (DJSN) mengusulkan besaran iuran baru BPJS yakni Rp42.000 untuk kelas III, Rp75.000 kelas II, dan Rp120.000 untuk kelas I.

"Ini yang kita gunakan untuk mengusulkan kepada pemerintah tapi memang Rp42 (ribu) (kelas III), Rp75(ribu) (kelas II), dan Rp120 (ribu) (kelas I) asumsinya masih menyisakan defisit carry over dari tahun-tahun sebelumnya," kata Ketua merangkap anggota DJSN, Tubagus Achmad Choesni.

Choesni seperti dilansir situs Kemenkeu mengatakan PPU (Pekerja Penerima Upah) kelas I pada saat dihitung, angkanya sudah mencapai Rp109.000 hampir Rp110.000, kelas II Rp66.000. Dia juga menyajikan fakta PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) kelas I bahkan sudah ada yang mencapai Rp262.000 karena ada adverse selection untuk perawatan atau penyembuhan penyakit-penyakit yang agak mahal.

"Demikian pula PBPU yang kelas I Rp262 (ribu), Rp253 (ribu) sampai Rp287 (ribu). Jika diaggregatkan, ini akan bertambah terus sehingga memicu defisit," kata Tubagus Achmad.  

Baca Juga: Mencari Mobil Listrik yang Tepat untuk Indonesia
Cristiano Ronaldo Menjadi Brand Ambassador eCommerce

Sementara itu Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengusulkan penyesuaian iuran BPJS dikenakan lebih tinggi untuk kelas II dan kelas I sebesar Rp110.000 dan Rp160.000 mengingat pemerintah menyediakan universal health coverage pada dasarnya adalah standar kelas III. 

"Menurut kami untuk kelas II dan kelas I jumlah iurannya perlu dinaikkan untuk memberikan signal bahwa sebetulnya, yang ingin diberikan oleh pemerintah kepada seluruh universal health coverage adalah standar kelas III, sehingga kalau mau naik kelas, memang ada konsekuensinya," ujar Sei Mulyani pada Rapat Kerja bersama Komisi IX dan Komisi XI di Ruang Rapat Komisi IX DPR, Selasa (27/8/2019)

Menkeu mengusulkan kenaikan BPJS Rp110.000 untuk kelas II dan Rp160.000 kelas I dimulai per 1 Januari 2020. Sedangkan untuk PBI (Penerima Bantuan Iuran) diusulkan dimulai kenaikannya pada Agustus ini.

"Dari evaluasi kami, Rp42.000 untuk kelas III dan PBI (Penerima Bantuan Iuran) itu bisa diadopsi. Namun untuk yang PBI bisa dimulai kenaikannya bulan Agustus ini. Sedangkan untuk masyarakat di luar yang ditanggung pemerintah kita mulainya Januari untuk sosialisasi dan lain-lain," pungkasnya.

Berita Terkait

Ini Tantangan Indonesia di Tengah Perang Dagang AS-Cina          Ini Tantangan Indonesia di Tengah Perang Dagang AS-Cina
Kini Bayar Pajak Semudah Beli Pulsa dengan MPN G3 Kini Bayar Pajak Semudah Beli Pulsa dengan MPN G3
Menkeu Apresiasi Artjog Festival 2019 Menkeu Apresiasi Artjog Festival 2019

#BPJS Kesehatan #Sri Mulyani Indrawati #Kemenkeu #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar