KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Sebagai Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (Dok.KPK)

Arah - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga tersangka dugaan suap terkait proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim.

Selain Bupati Muara Enim Ahmad Yani, dua tersangka lainnya adalah Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan PPK Dinas PUPR Muara Enim Elfin Muhtar dan Robi Okta Fahlefi dari swasta.

"KPK meningkatkan penanganan perkara ke penyidikan dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan dalam monpers di Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Robi diduga menyuap Ahmad Yani untuk mendapatkan 16 paket pekerjaan di Dinas PUPR senilai Rp130 miliar. KPK menduga selain uang 35 ribu dolar AS, Ahmad sebelumnya telah menerima uang dengan total Rp13,4 miliar.

Baca Juga: Uang Rampasan Hasil Korupsi Masuk PNBP KPK
KPK Tetapkan 3 Tersangka Suap Lelang Proyek PUPKP Yogyakarta

Ahmad dan Elfin disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan Robi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Berita Terkait

KPK Tetapkan 3 Tersangka Suap Lelang Proyek PUPKP Yogyakarta     KPK Tetapkan 3 Tersangka Suap Lelang Proyek PUPKP Yogyakarta
11 Orang Terjaring OTT KPK Diduga Terkait Impor Bawang Putih 11 Orang Terjaring OTT KPK Diduga Terkait Impor Bawang Putih
OTT KPK di Yogyakarta, 4 Orang Ditangkap dan 3 Lokasi Diamankan OTT KPK di Yogyakarta, 4 Orang Ditangkap dan 3 Lokasi Diamankan

#ott #Muara Enim #KPK #Kasus Suap #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar