KPK Tetapkan 7 Tersangka Suap Proyek Pemerintah di Bengkayang

Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan tujuh tersangka dari kegiatan tangkap tangan di Bengkayang dan Pontianak, Kalimantan Barat pada Selasa (3/9/2019) lalu. (Foto:KPK)

Arah - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan tujuh tersangka dari kegiatan tangkap tangan di Bengkayang dan Pontianak, Kalimantan Barat pada Selasa (3/9/2019) lalu. Penangkapan ini terkait dugaan suap terkait proyek pekerjaan di Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat tahun 2019.

Setelah melakukan pemeriksaan awal sebagaimana diatur dalam KUHAP, dilanjutkan dengan gelar perkara, dalam batas waktu 24 jam disimpulkan adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi pemberian hadiah atau janji kepada penyelenggara negara dan atau yang mewakilinya terkait pembagian proyek pekerjaan di lingkungan Pemkab Bengkayang tahun 2019.

KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dan menetapkan tujuh orang sebagai tersangka. Sebagai pemberi, KPK menetapkan RD (swasta), YF (swasta), NM (swasta), BF (swasta), dan PS (swasta). Sedangkan sebagai penerima, KPK menetapkan SG (Bupati Kabupaten Bengkayang) dan AKS (Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bengkayang).

SG selaku Bupati Bengkayang meminta sejumlah dana kepada AKS dan YN (Kepala DInas Pendidikan Bengkayang). Permintaan uang dilakukan SG atas pemberian anggaran Penunjukan Langsung tambahan APBD-Perubahan 2019 kepada Kepala Dinas PU sebesar Rp7,5 miliar dan Kadisdik sebesar Rp6 miliar.

AKS dan YN dihubungi ajudan Bupati yang meminta mereka menghadap Bupati. SG diduga meminta uang kepada AKS dan YN masing-masing Rp300 juta. Uang tersebut diduga diperlukan SG untuk menyelesaikan permasalahan pribadinya.

AKS kemudian menghubungi beberapa rekanan untuk menawarkan proyek pekerjaan penunjukan langsung dengan syarat memenuhi setoran di awal. AKS menerima setoran tunai dari beberapa rekanan proyek yang menyepakati fee terkait dengan paket pekerjaan penunjukan langsung.

Baca Juga: KPK Hibahkan Aset Rampasan Negara Senilai Rp19.9 M ke Pemprov DIY
KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Sebagai Tersangka

Atas perbuatannya, sebagai pihak yang diduga penerima, SG dan AKS disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebagai pihak yang diduga pemberi: RD, YF, NM, BF dan PS disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

Berita Terkait

Anak Buah di Tangkap KPK, Menhub Tak Henti Meminta Maaf Anak Buah di Tangkap KPK, Menhub Tak Henti Meminta Maaf
11 Orang Terjaring OTT KPK Diduga Terkait Impor Bawang Putih 11 Orang Terjaring OTT KPK Diduga Terkait Impor Bawang Putih
KPK Tahan 3 Tersangka Penyuap Hakim PN Bengkulu KPK Tahan 3 Tersangka Penyuap Hakim PN Bengkulu

#ott #Kasus Suap #KPK #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar