Rp4,6 T untuk Kembangkan 5 Kawasan Pariwisata Super Prioritas

Candi Borobudur (Pixabay)

Arah - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2019-2020 menyiapkan anggaran Rp4,6 triliun untuk mengembangkan lima Kawasan Pariwisata Super Prioritas di tanah air.

Lima Kawasan Pariwisata Super Prioritas adalah Danau Toba (Sumut), Borobudur Joglosemar (Jateng), Mandalika Lombok (NTB), Komodo, Labuan Bajo (NTT), dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Likupang, Sulawesi Utara.

Anggaran Rp4,6 triliun itu terdiri dari anggaran Kemenhub sebesar Rp2,9 triliun, dan anggaran Kementerian PUPR Rp1,7 triliun.

“Dari total Rp2,953 triliun, Kemenhub mengalokasikan sebesar Rp353,99 miliar pada tahun 2019 dan Rp2,6 triliun pada tahun 2020, untuk mengembangkan kelima destinasi pariwisata super prioritas tersebut,” ujar Menhub Budi Karya Sumadi di Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Dukungan yang dapat diberikan Kemenhub diantaranya dengan menyusun beberapa kebijakan untuk transportasi angkutan darat dengan pemberian layanan subsidi operasional angkutan antarmoda dan angkutan penyeberangan, pengadaan fasilitas perlengkapan keselamatan jalan, pembangunan dermaga danau pada kawasan pariwisata dan pembangunan kapal Ro-Ro dan Bus Air.

Untuk Transportasi Perkeretaapian dengan pembangunan jalur KA menuju kawasan pariwisata, reaktivasi jalur kereta pariwisata, dan konektivitas jaringan kereta api dari dan menuju bandara.

Untuk transportasi laut, dengan perpanjangan dermaga dan pengerukan kedalaman alur agar kapal cruise dapat bersandar dan pemberlakuan Terminal Pelabuhan Laut pada destinasi pariwisat, akan diperuntukan khusus untuk terminal penumpang laut dan tidak bercampur dengan terminal angkutan barang.

Sedangkan untuk transportasi udara, dengan melakukan perpanjangan runway dan apron untuk dapat didarati pesawat narrow body (sekelas B-737), membuka jalur penerbangan internasional dan peningkatan konektivitas rute dari dan menuju ke lokasi pariwisata.

Baca Juga: Digital Tourism Efektif Promosikan Potensi Wisata
Clarita Mawarni Salem Putri Pariwisata 2019

Sementara Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan anggaran Rp 1,7 triliun yang disediakan kementerian untuk pembangunan infrastruktur, meningkatkan konektivitas, sumber daya air, perumahan dan permukiman.

“Sektor pariwisata adalah sektor unggulan yang harus didukung oleh ketersediaan infrastruktur,” kata Basuki.

Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2020 menargetkan kunjungan wisman pada tahun 2019 sebanyak 17,5 juta orang, dan pergerakan wisatawan nusantara 308 juta perjalanan serta target penerimaan devisa 20 juta dolar AS.

Sedangkan pada tahun 2020, target kunjungan wisman 18,5 juta orang, dan pergerakan wisatawan nusantara 310 juta perjalanan serta target penerimaan devisa sebesar 19–21 juta dolar AS. 

Berita Terkait

Pameran InaWeek di Shanghai Promosikan Asian Games 2018 Pameran InaWeek di Shanghai Promosikan Asian Games 2018
5.000 Petugas Kebersihan Dikerahkan Pada Malam Tahun Baru 5.000 Petugas Kebersihan Dikerahkan Pada Malam Tahun Baru
Rizieq Minta BIN Berhenti Memata-matai Ulama Rizieq Minta BIN Berhenti Memata-matai Ulama

#Kemenhub #Kementerian PUPR #Pariwisata #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar