Pertamina Diminta Serius Tangani Penyimpangan Distribusi BBM

PT Pertamina (Persero).(Pixabay)

Arah - PT. Pertamina (Persero) dinilai belum serius dalam menangani penyimpangan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari Terminal BBM ke stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU). Menurutnya, praktik truk tangki BBM “kencing di jalan” masih sering ditemukan di lapangan.

“PT Pertamina sudah empat tahun berkomitmen untuk membenahi sistem pengendalian dan pengawasan dalam distribusi BBM, tetapi hingga saat ini masih terus terjadi penyimpangan di lapangan," ujar Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu saat meninjau Terminal BBM Tanjung Gerem di Cilegon, Banten, Jumat (20/9/2019).

Bersama BPH Migas, Gus Irawan mengungkapkan kunjungannya untuk melihat secara langsung kegiatan penyimpanan, penyediaan dan distribusi BBM di TBBM Tanjung Gerem. Selain itu Tim Kunspek Komisi VII DPR RI ingin memastikan terlaksananya Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas beserta aturan pelaksanaan turunannya.

Menurut Gus Irawan dilansir situs DPR, dalam beberapa kunjungan, Komisi VII DPR RI kerap menemukan penyimpangan praktik distribusi BBM tidak pada tempatnya atau “kencing di jalan” ini. Diduga ada pihak di luar Pertamina yang terlibat dalam praktek ilegal tersebut.

Hal ini menjadi sorotan Komisi VII DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat dengan jajaran direksi PT. Pertamina beberapa waktu lalu. Namun, menurutnya, upaya PT. Pertamina untuk mengurangi loss atau kehilangan belum terimplementasi dengan baik.

"Karena itu, Komisi VII meminta perhatian PT. Pertamina untuk secepatnya melakukan perbaikan sistem pengawasan distribusi BBM sehingga tidak terjadi penyimpangan di lapangan," katanya.

Baca Juga: Pascagempa, Fasilitas Pertamina di Maluku Utara Beroperasi Normal
INDEF: Alasan Pemberhentian Dirut Pertamina Harus Dijelaskan

Dia mendorong PT. Pertamina segera mengaplikasikan digitalisasi pada setiap nozzle di SPBU. Nantinya, sistem tersebut akan terintegrasi dengan Terminal BBM untuk mengantisipasi penyimpangan.

"Pertamina itu BUMN Merah Putih jadi mestinya setiap kebocoran dan ‘kencing di jalan’ itu harus disikapi, karena yang di ujung menanggung kerugian itu masyarakat pengguna BBM," tandasnya.

Berita Terkait

Pelni Kerja Sama dengan BUMN Siapkan Mudik Gratis Pelni Kerja Sama dengan BUMN Siapkan Mudik Gratis
Wow, Oli Buatan Indonesia Tembus Australia Wow, Oli Buatan Indonesia Tembus Australia
RUU BUMN Akan Atur Direksi dan Komisaris BUMN RUU BUMN Akan Atur Direksi dan Komisaris BUMN

#spbu #Pertamina #DPR #BUMN #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar