Ini Rekomendasi Konsolnas Sekretaris KPU se-Indonesia

Konsolidasi Nasional Sekretaris KPU se-Indonesia di Jakarta, Minggu (22/9). (Foto:KPU)

Arah -  Seluruh jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan kesiapannya menyongsong Pemilihan 2020. Ketua KPU RI, Arief Budiman menyampaikan pentingnya peran Sekretariat dalam mensukseskan Pemilihan 2020.

Penegasan itu disampaikan Arief saat memberikan sambutan dalam penutupan kegiatan Konsolidasi Nasional Sekretaris KPU se-Indonesia di Jakarta, Minggu (22/9/2019). Menurut Arief, roda organisasi KPU dapat berjalan terhuyung-huyung jika Sekretariat tidak bekerja dengan baik,

"Tetapi kalau komisionernya sakit kira-kira roda organisasi ini jalan tidak? jalan karena sudah dibangun sistemnya, tapi kalau Sekjen kemudian Karo (kepala biro) boikot lumpuh organisasi ini. Jadi mari bersama-sama kita bisa wujudkan Pemilihan 2020 yang baik dan sukses," ujarnya.

Isu strategis yang dibahas dalam konsolidasi nasional mulai pengelolaan dan penataan arsip pasca pemilu, penatausahaan logistik pemilu, pengingkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), perencanaan dana Hibah, kebutuhan sewa gudang di seluruh satker, sampai peningkatan intensitas bimbingan teknis dan target peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) yang tidak sejalan dengan jadwal waktu yang ditetapkan.

Rekomendasi yang disampaikan mulai pembuatan standar biaya khusus dengan berpedoman pada standar biaya daerah dan survey masing-masing daerah, meningkatkan koordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), pemetaan ketersediaan SDM, sampai usulan adanya Bimtek ditingat PPK untuk memastikan pengelolaan anggaran berjalan semakin baik.

Baca Juga: KPU Tetapkan Perolehan Kursi Parpol dan Calon Terpilih DPR-DPD
KPU Tetapkan Jokowi-Ma'ruf Jadi Presiden-Wapres 2019-2014

Menanggapi itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPU RI, Arif Rahman Hakim berpesan kepada seluruh jajaran untuk dapat segera melaksanakan rekomendasi yang mungkin dilaksanakan. Salah satu yang ke depan akan mulai dikembangkan, yakni penggunaan e-learning dalam efektifitas peningkatan kualitas jajarannya.

"Mengenai bimtek, bimtek memang idealnya , tantangan kota adalah nagaimana kota menambah volume bimtek tanpa menambah biaya yang signifikan. terutama modul-modul bimtek harus disiapkan jauh-jauh hari, kemudian yang sebelumnya transfer tatap muka secara fisik bisa gunakan e-learning. Ini punya peluang tambah pengetahuan jajaran kita secara masal," pungkasnya.

Berita Terkait

Kemendagri Berikan Data Kependudukan untuk Pemilihan 2020 Kemendagri Berikan Data Kependudukan untuk Pemilihan 2020
KPU Luncurkan Pemilihan Serentak 2020 KPU Luncurkan Pemilihan Serentak 2020
Pilkada Serentak 2020 Digelar September Pilkada Serentak 2020 Digelar September

#kpu #pilkada serentak #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar