Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya Ditargetkan Beroperasi 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi (Dok.Kemenhub)

Arah - Pemerintah Indonesia dan Jepang sepakat menandatangani kelanjutan Proyek Peningkatan Kereta Api (KA) Jakarta–Surabaya (Kereta Semi Cepat). Diharapkan kereta semi cepat itu dapat mulai beroperasi pada 2024.

Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan Summary Record On The Java North Line Upgrading Project di Jakarta, Selasa (24/9/2019). Penandatanganan dilakukan Minister of Economic Affairs Embassy of Japan Tadayuki Miyashita dan Dirjen Perkeretaapian Zulfikri.

Summary Record merupakan rumusan berisi kesepakatan terkait beberapa hal teknis seperti lebar jalur, jenis konstruksi, sistem persinyalan, desain kecepatan dan jenis sarana perkeretaapian (rollingstock) dsn tahapan Konstruksi.

Selain itu juga Sterilisasi Ruang Milik Jalur Kereta Api (Rumija) dengan pembangunan perlintasan tidak sebidang, baik berupa flyover, underpass dan JembatanPenyeberangan Orang (JPO), Pemberdayaan industri kereta api nasional atau konten local (local content); dan Skema pembiayaan proyek melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Rumusan tersebut sangat penting bagi kelancaran tahapan selanjutnya dari Proyek Peningkatan Kecepatan KA JakartaSurabaya yaitu pelaksanaan Preparatory Survey oleh Tim JICA yang dijadwalkan akan selesai pada Oktober 2020.

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan pada Juni 2019-Oktober 2020 nanti, pihak Jepang melalui JICA akan melaksanakan Preparatory Survey on Java North Line Upgrading Project.

“Pada akhir Mei 2020, Tim Konsultan JICA akan memberikan hasil awal studi yang diharapkan dapat memberikan gambaran objektif bagi Pemerintah Indonesia dalam mengambil keputusan, baik secara teknis, skema pembiayaan proyek maupun kebijakan operasional,” ungkap Menhub.

Proyek ini, lanjut Menjub, diharapkan dapat segera dinikmati masyarakat. Apabila pelaksanaan pengadaan tanah yang dijadwalkan tahun 2021 berjalan dengan lancar, pelaksanaan konstruksi proyek ini diperkirakan dapat dimulai pada 2022, sehingga diharapkan pertengahan 2024 sebagian segmen sudah dapat dioperasikan.

“Kami berharap segmen JakartaCirebon dapat beroperasi terlebih dahulu pada Tahun 2024 dilanjutkan pengoperasian segmen berikutnya secara bertahap. Jadi kita harapkan 2025 sudah selesai sampai Surabaya,” kata Menhub.

Baca Juga: Komisi V DPR Ingatkan Beberapa Hal Terkait Kereta Bandara
Jalur Kereta ke YIA Ditargetkan Rampung Akhir 2020

Proyek ini diharapkan mempercepat waktu tempuh perjalanan Ka Jakarta–Surabaya menjadi sekitar 5 jam 30 menit dengan kecepatan 160 Km/Jam, meningkatkan keselamatan karena tidak ada lagi perlintasan sebidang, dan memberdayakan Industri dalam negeri melalui optimalisasi konten lokal dalam pembangunan proyek Dalam pembangunan ini Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang sepakat mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan, seperti halnya yang dilakukan dalam Pembangunan MRT Jakarta.

Proyek pembangunan kereta semi cepat JakartaSurabaya itu merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2018.

Berita Terkait

Daftar Nama Korban Tewas Akibat Crane Jatuh Daftar Nama Korban Tewas Akibat Crane Jatuh
 Proyek kereta Jakarta-Surabaya Dikelola Otoritas Kusus	      Proyek kereta Jakarta-Surabaya Dikelola Otoritas Kusus
Teknologi Cerdas Dukung Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Teknologi Cerdas Dukung Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

#Kemenhub #kereta cepat #Kereta Jarak Jauh #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar