Ini Bukti Manchester City Memang Sedang Tidak Baik-baik Saja

Manajer Manchester City Pep Guardiola (wikipedia)

Arah - Kekalahan Manchester City dari Wolverhampton Wanderers memunculkan pertanyaan mampukah The Citizens mengejar Liverpool yang kokoh di puncak klasemen? Hasil minor di Etihad Stadium menjauhkan City dari Liverpool yang sejauh ini menyapu bersih poin.

Di luar dugaan, City tidak hanya kesulitan tetapi malah takluk dari Wolves 0-2 di depan publik sendiri, Minggu (6/10/2019) malam WIB. Ini merupakan kekalahan kedua City musim ini setelah ditaklukkan Norwich City 2-3.

Dari delapan laga yang telah dijalani, City meraih 5 kemenangan, 1 imbang dan 2 kekalahan. The Citizens mengumpulkan 16 poin, tertinggal 8 poin dari Liverpool yang memimpin klasemen.

Musim lalu, City bisa mengejar ketertinggalan dari Liverpool untuk memenangi titel Liga Premier. Saat itu, City sempat tertinggal 7 poin dari Liverpool yang memimpin klasemen Liga Inggris.

City tidak hanya menyalip Liverpool tetapi juga unggul dengan selisih 1 poin. Keunggulan 1 poin itu sudah cukup bagi City untuk memenangi gelar juara Liga Premier musim lalu.

Manajer Pep Guardiola meminta anak asuhnya tak memikirkan jarak poin dengan Liverpool. Dia mengingatkan pemainnya untuk segera mengalihkan fokus pada pertandingan berikutnya.

"Ketika satu tim berjarak delapan poin di depan kami, sebaiknya kami tak terlalu memikirkannya. Lebih baik memikirkan pertandingan selanjutnya," ujarnya seperti dikutip Four Four Two.

Guardiola memiliki cukup waktu untuk memikirkan bagaimana mengambalikan performa terbaik timnya saat jeda internasional. City akan menghadapi Crystal palace pada 19 Oktober mendatang.

Baca Juga: Pesta Besar City, Gol ke-100 Aguero dan Hattrick Benardo Silva
Kekalahan Langka Manchester City dari Tim Promosi, Ini Faktanya

Gelandang City Ilkay Guendogan tidak panik melihat selisih poin dengan Liverpool di papan klasemen. Menurutnya, City telah berpengalaman menghadapi situasi seperti itu.

"Ini masih di awal musim dan masih ada banyak poin yang diperebutkan, tapi jika kami ingin bicara gelar Premier League, kami harus berharap Liverpool kehilangan poin." kata Guendogan seperti dilansir ESPN FC.

Diakui atau tidak, City tidak dalam kondisi ideal sehingga belum menemukan konsistensi. Sejauh ini City sudah kebobolan 9 gol atau hampir tiga kali lipat dibanding delapan pekan pertama musim lalu di mana mereka hanya kemasukan 4 gol.

Cederanya John Stones dan Aymeric Laporte membuat krisis di posisi bek tengah. Guardiola hanya memiliki Nicolas Otamendi sebagai satu-satunya bek tengah murni yang berpengalaman dan bisa diandalkan.

"City sedang tidak bagus. Mereka sudah memasang standar yang setinggi itu dan barisan empat bek mereka tidaklah baik-baik saja," ungkap mantan bek tim nasional Inggris Gary Neville kepada Sky Sports.

Hasil delapan laga City dengan raihan 16 poin lebih buruk jika dibandingkan dua musim terakhir ketika skuat Guardiola menjadi juara. Musim lalu, City melalui delapan pekan pertama dengan 6 kemenangan dan 2 hasil imbang yang bernilai 20 poin.

Berita Terkait

Persaingan Liga Inggris 2019-20 Tak Hanya City dan Liverpool     Persaingan Liga Inggris 2019-20 Tak Hanya City dan Liverpool
Liverpool Gusur City, Persaingan Gelar Juara Semakin Sengit Liverpool Gusur City, Persaingan Gelar Juara Semakin Sengit
Start Terbaik Liverpool, Clean Sheet Chelsea dan Torehan Sterling Start Terbaik Liverpool, Clean Sheet Chelsea dan Torehan Sterling

#Manchester City #Liverpool #Liga Inggris #Liga Premier #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar