Piala Presiden e-Sports 2020 Akan Jadi Panggung Gim Lokal

Suasana acara "Kick Off Piala Presiden Esport 2020" di Jakarta, Minggu (13/10/2019). (ANTARA/Arindra Meodia)

Arah - Ketua Panitia Penyelenggara Piala Presiden Esports, Giring Ganesha, mengatakan satu gim nasional, yang saat ini masih dikurasi Dewan Kurasi Nasional akan dipertandingkan dalam Piala Presiden 2020.

"Inisiatif pembinaan gim lokal adalah komitmen pemerintah, dari Kominfo dan juga Bekraf, untuk terus mendukung ekonomi digital, untuk mendukung penuh pengembang gim lokal," ujar Giring dalam temu media "Kick Off Piala Presiden Esport 2020" di Jakarta, Minggu (14/10/2019).

Giring mengatakan keikutsertaan salah satu judul permainan digital milik bangsa dalam turnamen tingkat Asia Tenggara dapat membuka ruang dan menjadi pemicu pertumbungan industri gim asal Tanah Air.

Terdapat lima gim nasional yang telah lolos kurasi tahap pertama, yakni Battle of Satria Dewa, eSport Manager, Lokapala, Pirate Mobile War, dan Ultra Space Battle Brawl.

Ada sejumlah parameter yang menjadi pertimbangan Dewan Kurasi, Badan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. 

Pertama, gim tersebut harus dikembangkan pengembang lokal Indonesia. Kedua, gim tersebut harus memenuhi unsur eSports dan kompetisi. Ketiga, gim tersebut harus playable yang artinya punya kelayakan dari mekanisme gim.

"Terakhir, orisinalitas, harus dipastikan seluruh elemen game-nya garapan lokal. Bukan cuma re-skin dari engine yang berasal dari luar negeri," kata Giring.

Baca Juga: Fenomenal, Baru Dirilis Call of Duty:Mobile Raup Rp28,3 Miliar

Beberapa gim, menurut Giring, sudah 100 persen bisa dimainkan, bahkan sudah bisa dibeli. Namun, Dewan Kurasi memeberi kesempatan bagi gim lain yang memiliki potensi memenuhi parameter Dewan Kurasi.

"Tapi ada beberapa game yang kami lihat potensinya bagus. Kami kasih kesempatan dulu sampai akhir tahun untuk mereka bisa selesaikan semuanya. Nanti pada Februari 2020, kami bawa ke eksibisi," katanya.

Giring menambahkan industri video gim di Indonesia lebih besar dari film dan musik. Bahkan, industri film dan industri musik jika digabungkan belum bisa mengalahkan industri video gim.

"Karena itu, sudah saatnya game lokal juga memiliki kesempatan, tidak hanya dimainkan, tidak hanya dipertandingkan. Tapi, game juga memiliki panggung agar semua orang di Indonesia dapat memainkan game tersebut," pungkasnya.

 

Berita Terkait

Rudiantara: Peresmian Peluncuran Palapa Ring Dilakukan Senin     Rudiantara: Peresmian Peluncuran Palapa Ring Dilakukan Senin
Menjajal OK Otrip Menjajal OK Otrip
Berantas Hoax, Kemdikbud Canangkan Literasi Digital Berantas Hoax, Kemdikbud Canangkan Literasi Digital

#E-sport #Kemenkominfo #Bekraf #Giring Ganesha #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar