Anies Sebut Pemprov DKI Hanya Tentukan SPM Bus Zhong Tong

Sejumlah bus Transjakarta buatan Agen Pemegang Merek (APM) Zhung Tong terparkir di Pul PPD Jalan Raya Bekasi, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (16/10). (ANTARA/Andi Firdaus)

Arah - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya hanya menentukan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang harus dijalankan operator dalam mengoperasikan bus Zhong Tong.  

"Pemprov DKI Jakarta itu menentukan SPM-nya dan jasa itulah yang kami bayar melalui pengelola (Transjakarta)," ujar Anies di Jakarta, Kamis (16/10/2019).

Hal tersebut, lanjut Anies, karena saat ini Pemprov DKI sudah tidak lagi membeli bus, melainkan membeli jasa yang kemudian dibayarkan per kilometer.

"Jadi kami hanya menentukan SPM. Selebihnya tanggung jawab dengan pengelola," kata Anies.

Meski publik mengkhawatirkan bus pabrikan China tersebut yang pernah terbakar, Anies menekankan pengoperasian bus Zhong Tong ada kontrak kerja terkait SPM tersebut.

"Pasti ada kontrak kerja samanya. Di dalam kontrak itu ada aturannya," katanya.

Perum PPD mengoperasikan 21 dari 59 bus Zhong Tong sejak tiga hari lalu. Bus-bus tersebut merupakan pengadaan tahun 2012-2013 oleh PPD yang memenangkan lelang dari Badan Layanan Umum Daerah Transportasi Jakarta (sekarang PT Transjakarta).

Jumlah bus pertama yang datang pada 28 November 2016 sebanyak 29 dan sisanya 30 unit masuk Pelabuhan Tanjung Priok pada 20 Maret 2017.

PT Transjakarta mengatakan pengoperasian bus yang didasari kontrak 2013 ini didasarkan putusan Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI).

"Ini ceritanya adalah pelaksanaan kontrak yang tidak dapat dipenuhi PPD pada waktu itu sehingga terbit penalti dan baru bisa dipenuhi sesuai kontraknya pun ini baru sebagian," kara Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas TransJakarta Nadia Diposanjoyo saat dimintai konfirmasi, Senin (13/10/2019).

Baca Juga: Transjakarta Mulai Operasikan Layanan Bus Premium
Ada Bus Tingkat Rute Jakarta-Jepara

Terkait dengan pernah terjadinya kebakaran bus, Perum PPD memastikan aspek keselamatan di bus TransJakarta Zhong Tong yang kembali mengaspal di Jakarta. Dia menyebutkan bus itu hanya mereknya yang berasal dari Negeri Tirai Bambu.

"Kalau saya bandingkan dengan produk yang lainnya, itu kita tidak bisa bandingkan. Masalahnya kenapa? Di produk Zhong Tong ini dalamnya sangat berbeda jauh dengan bus-bus yang lain," kata Dirut Perum PPD, Pande Patu Yasa di Pool PPD, Jl Raya Bekasi, Jakarta Timur, Selasa (15/10/3029).

Dia menyebutkan, bagian-bagian dari bus bukan berasal dari China. Mesinnya adalah produk Korea Selatan, sementara penyambung bus gandeng ini berasal dari Jerman.

"Jadi semua produk-produk yang ada di dalam bus Zhong Tong itu produk Eropa. Memang dirakitnya di China, mereknya merek China. Tapi isinya adalah isi Eropa," katanya.(ant)


Berita Terkait

DKI Akan Terbitkan Perda Larangan Penggunaan Air Tanah DKI Akan Terbitkan Perda Larangan Penggunaan Air Tanah
Pemprov DKI Segera Revitalisasi Danau Dan Waduk Pemprov DKI Segera Revitalisasi Danau Dan Waduk
Jadwal Operasi MRT Jakarta Fase I Jadwal Operasi MRT Jakarta Fase I

#Anies Baswedan #Bus TransJakarta #Bus Zhong Tong #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar