KPK Periksa Staf Wali Kota Medan yang Sempat Melarikan Diri

Komisi Pemberantasan Korupsi (Foto:KPK)

Arah - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa staf honorer Subbagian Protokoler Setda Kota Medan Andika Hartono. Sebelumnya, Andika melarikan diri dan hampir menabrak tim KPK saat operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Medan, Selasa (15/10/2019) malam.

"Andika telah menyerahkan diri ke Polresta Medan dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Menurut febri, saat tim KPK mendatangi rumah Kepala Dinas PUPR Kota Medan Isa Ansyari, terpantau sebuah mobil Avanza silver yang diduga dikendarai Andika. Merasa diikuti, pengemudi melajukan mobil dengan kencang sampai akhirnya berhenti dalam posisi diapit tim KPK.

Selanjutnya, tim menghampiri mobil tersebut dan menyampaikan meraka berasal dari KPK sekaligus menunjukkan kartu identitas. Namun, pengemudi memundurkan mobil dan memacu kecepatan hingga hampir menabrak tim KPK.

Andika diduga menerima tambahan Rp50 juta dari Isa Ansyari yang akan diberikan pada Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin.

Baca Juga: KPK Panggil 2 Saksi Kasus Suap Eks Kepala LP Sukamiskin
KPK Geledah Rumah Pribadi Bupati Indramayu

KPK pada Rabu (16/10/2019) menetapkan Dzulmi sebagai tersangka dugaan penerimaan suap terkait proyek dan jabatan. Penetapan tersangka setelah dilakukan pemeriksaan yang dilanjutkan dengan gelar perkara.

"KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka yaitu pemberi IAN (Isa Ansyari) Kepala Dinas PUPR Kota Medan, TDE (Tengku Dzulmi Eldin) Wali kota Medan dan SFI (Syamsul Fitri Siregar) Kepala Bagian Protokoler kota Medan," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam konpers di Jakarta, Rabu (16/10/2019) malam.(ant)

Berita Terkait

Setelah Bupati Indramayu, Kini KPK Tangkap Wali Kota Medan Setelah Bupati Indramayu, Kini KPK Tangkap Wali Kota Medan
KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Sebagai Tersangka KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Sebagai Tersangka
11 Orang Terjaring OTT KPK Diduga Terkait Impor Bawang Putih 11 Orang Terjaring OTT KPK Diduga Terkait Impor Bawang Putih

#KPK #ott #Walikota #Medan #Kasus Suap #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar