KNKT Akan Rilis Hasil Investigasi Jatuhnya Lion Air 737 MAX

Ilustrasi: Pesawat Boeing 737 milik maskapai Lion Air. (Wikimedia.org)

Arah -Hampir satu tahun lalu, Pesawat Lion Air JT 610 dengan rute penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat pada 9 Oktober 2018 pagi. Semua penumpang dan awak yang berjumlah 189 orang meninggal dalam kecelakaan itu.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti mengungkapkan pihaknya akan mendapatkan laporan investigasi kecelakaan pesawat Boeing 737 MAX Lion Air JT 610 paling lambat satu tahun dari terjadinya peristiwa itu.

“Paling lambat satu tahun, (dari kecelakaan pesawat JT 610),” ujar Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti di Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Kemenhub dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah membahas hasil investigasi tersebut. Namun, dia tidak menjelaskan temuan KNKT terkait penyebab pastin jatunya pesawat milik Lion Air itu.

KNKT berencana mengungkapkan laporan investigasi final jatuhnya pesawat Lion Air 737 MAX pada Jumat (25/10/2019) siang.

"Iya rencana begitu pukul 14.00 WIB," kata Kepala Subkomite Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo kepada wartawan, Kamis (24/11/2019)

Sebelumnya, hasil penyelidikan awal KNKT menyebutkan, salah faktor penyebab kecelakaan adalah kegagalan perangkat anti-stan utama. Faktor penyebab lainnya 'kekurangan' dalam komunikasi awak pesawat.

Baca Juga: Boeing Janjikan Rp1,4 Triliun ke Keluarga Korban Pesawat 737 Max
Dampak Parkir Pesawat, China Eastern Tuntut Kompensasi ke Boeing

Selain di Indonesia, pesawat Boeing 737 MAX juga mengalami kecelakaan di Ethiopia pada 10 Maret 2019. Pesawat Boeing 737 MAX 8 milik Ethiopian Airlines jatuh beberapa saat setelah lepas landas dari Addis Ababa. Kecelakaan ini mengakibatkan 157 penumpang meninggal.

Investigasi awal kecelakaan itu menemukan kesalahan pada sistem anti-stan MCAS yang dirancang khusus untuk 737 MAX.

Keluarga korban kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines menuntut Boeing dan FAA membuka sebuah dokumen khusus. Mereka mempertanyakan alasan Boeing dan FAA yang tetap menyatakan pesawat 737 MAX 8 layak terbang setelah insiden Lion Air JT610 di dalam dokumen itu.

Berita Terkait

Upaya Boeing Raih Kembali Kepercayaan yang 'Rusak' Upaya Boeing Raih Kembali Kepercayaan yang 'Rusak'
Ethiopian Airlines Jatuh, Ini Dampaknya Bagi Boeing Ethiopian Airlines Jatuh, Ini Dampaknya Bagi Boeing
Kopaska Temukan VCR Lion Air JT 610 Kopaska Temukan VCR Lion Air JT 610

#Kecelakaan Pesawat #Pesawat Boeing 737 #Lion Air #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar