Membedah Fitur Canggih Mobil Dinas Baru Menteri Kabinet Jokowi

Rapat Perdana Kabinet Indonesia Maju

Arah - Mobil Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid akan menjadi kendaraan menteri dan pekabat setingkat menteri Kabinet Jokowi periode 2019–2024. Mobil jenis sedan ini dilengkapi dengan fitur yang memberikan kenyamanan baik pengemudi maupun penumpang. 

Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid dilengkapi perangkat safety SRS airbag pada driver and passenger seat, driver knee, driver and passenger side dan curtain shield pada kabin depan dan belakang, termasuk sasis TNGA yang diperkuat di beberapa sisi untuk meredam dampak tumbukan.

Ada juga fitur Pre-Collision System (PCS) untuk mendeteksi keberadaan obyek di depan mobil seperti pejalan kaki dan pesepeda, Lane Departure Alert (LDA) yang akan memberikan peringatan dan membantu mengkoreksi kemudi jika mobil melebar hingga memotong jalur dari posisi seharusnya di jalan.

Sedangkan Automatic High Beam (AHB) yang akan menyalakan lampu jauh atau high beam untuk meningkatkan jarak pandang pengemudi dan mengembalikan ke lampu utama ketika terdeteksi ada kendaraan di depan. Fitur lainnya Dynamic Radar Cruise Control (DRCC), Blind Spot Monitor (BSM) dan Tire Pressure.

Mobil dengan radius putar 5,3 meter irit bahan bakar karena sinergi motor listrik dan motor bakar lewat kendali HSD II. Dengan menggunakan standar pengetesan JC08, konsumsi bahan bakarnya sekitar 20,8 km/L. Tak hanya itu, Toyota Crown juga memiliki emisi yang rendah yang menjadikannya lebih ramah lingkungan yaitu 112.0 g/km.

Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid merupakan bagian dari generasi ke-15 Toyota Crown yang mulai dirilis tahun 2018. Sedan itu menggunakan platform Toyota New Global Architecture (TNGA) dengan mengusung tiga pilar yakni Agility, Stability, dan Visibility, yang berfungsi memperkuat struktur sasis hingga meningkatkan performa kendaraan pada titik terbaiknya.

Penggunaan platform TNGA membuat Toyota Crown memiliki dimensi lebih besar dibindang Crown generasi ke-13 yang digunakan sebagai mobil menteri kabinet sebelumnya.

Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid menggunakan mesin A25-FXS berkapasitas 2.487cc 4 silinder Dynamic Force Engine yang menghasilkan power maksimum 184 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 221 Nm pada 3.800-5.400 rpm.

Untuk tenaga listrik, Toyota Crown mengaplikasikan electric motor dengan power 143 PS dan torsi 300 Nm sejak pedal gas diinjak. Menggunakan transmisi Electronically Controlled CVT, sedangkan baterai memakai jenis Nickel-metal Hydride (Ni-MH).

Baca Juga: Tak Hanya Nama, Ini Perbedaan Kabinet Kerja vs Indonesia Maju
Pulang Kampung, Susi Pudjiastuti Disambut Meriah Ribuan Warga

Mobil dinas ini menggantikan Toyota Crown Royal Saloon, yang sudah digunakan jajaran menteri selama satu dekade 2009–2019. 

"Kepercayaan pemerintah kami harapkan dapat mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan, sekaligus kian meyakinkan masyarakat atas keseriusan pemerintah dalam mendorong percepatan pengembangan kendaraan elektrifikasi di industri otomotif nasional,” ujar Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto, dalam keterangannya.

Berita Terkait

Lantar Belakang Yasin Limpo yang Kini Jadi Menteri Pertanian Lantar Belakang Yasin Limpo yang Kini Jadi Menteri Pertanian
Budi Karya Lanjut Sebagai Menteri Perhubungan Budi Karya Lanjut Sebagai Menteri Perhubungan
Tanggapan Anies Soal Kabinet Baru Pemerintahan Jokowi Tanggapan Anies Soal Kabinet Baru Pemerintahan Jokowi

#mobil dinas #kabinet baru #kabinet jokowi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar