Indonesia-Singapura Sepakati Kerjasama Moneter Senilai $10 Miliar

Bank Indonesia (ANTARA)

Arah - Bank Indonesia (BI) dan Monetary Authority of Singapore (MAS), Selasa, menyepakati perpanjangan kerja sama keuangan bilateral senilai 10 miliar dolar AS untuk periode satu tahun ke depan.

Perpanjangan kerja sama ini merupakan realisasi kesepakatan awal antara Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong pada saat Leaders Retreat, 8 Oktober 2019 di Singapura, kata siaran pers bersama BI dan MAS di Jakarta, Selasa (05/11).

Dijelaskan, kerja sama yang disepakati pada November 2018 ini memungkinkan kedua bank sentral untuk dapat mengakses likuiditas mata uang asing antara kedua bank sentral, jika diperlukan, untuk menjaga stabilitas moneter dan pasar keuangan.

Baca Juga: Bekasi Dapat Dana Hibah Rp2 Triliun dari Bank Dunia
Miris! Masjid di Sukoharjo Terancam Disita Bank, Kok Bisa?

Kerja sama ini meliputi dua perjanjian, yaitu satu, Perjanjian swap bilateral dalam mata uang lokal (Local Currency Bilateral Swap Agreement - LCBSA), yang memungkinkan dilakukannya pertukaran mata uang lokal antara kedua bank sentral dengan total nilai mencapai ekuivalen 7 miliar dolar AS (9,5 miliar dolar Singapura atau Rp100 triliun).

Dua, Perjanjian repo bilateral dalam valuta asing (Bilateral Repo Line - BRL) senilai 3 miliar dolar AS, yang memungkinkan dilakukannya transaksi repo antara kedua bank sentral untuk mendapatkan likuiditas dolar AS dengan menjaminkan obligasi pemerintah negara G31.

Berita Terkait

Wow, Jakarta Masuk Kota Termahal Kelima Asia Tenggara Wow, Jakarta Masuk Kota Termahal Kelima Asia Tenggara
Ini Target yang Harus Diraih Kepala BKPM dari Jokowi Ini Target yang Harus Diraih Kepala BKPM dari Jokowi
Wapres JK Melayat ke Keluarga AM Fatwa Wapres JK Melayat ke Keluarga AM Fatwa

#Indonesia #Bank Indonesia #singapura #Keuangan #bisnis #Kerjasama #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar