Ini 4 Kelompok Program Prioritas Bidang Perekonomian 2020-2024

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Dok.Kemenperin)

Arah -Pemerintah tengah merancang Program Prioritas (Quick Wins) dan Program Kerja 2020-2024 di bidang perekonomian. Program tersebut terbagi dalam empat kelompok.

Pertama, program untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas (Growth). Kedua, program untuk meningkatkan pemerataan ekonomi dan pengurangan kesenjangan (Inklusif).

Ketiga, program untuk mendukung keberlanjutan ekonomi (Sustainability). Keempat, program untuk meningkatkan daya saing ekonomi (Competitiveness).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, ada 15 usulan Program Prioritas (Quick Wins) yang diharapkan tuntas dalam 6 bulan ke depan.

“Sebelumnya Presiden RI sudah mengatakan bahwa 6 bulan pertama yang akan menentukan kondisi ekonomi kita. Tantangan kita adalah apakah kita bisa menangani persoalan-persoalan yang timbul di tengah perekonomian yang slow down,” ujar Airlangga di Jakarta.

Program prioritas tersebut antara lain Implementasi Mandatori B30, Perbaikan Ekosistem Ketenagakerjaan, Jaminan Produk Halal (JPH), Penelitian dan Pengembangan Industri Farmasi, dan Penguatan Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).

Selain itu perbaikan Kebijakan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Penerapan Kartu Pra Kerja, Pengembangan Kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK), Gasifikasi Batubara, Pengembangan Hortikultura Berorientasi Ekspor, Kemitraan Pertanian Berbasis Teknologi, Percepatan Elektronifikasi Keuangan Daerah, Green Refinery, dan Omnibus Law Cipta Kerja.

Baca Juga: Edhy Prabowo: Tiongkok Siap Tingkatkan Penjualan Ikan Indonesia
Pertamina Siapkan Rp 27 Triliun Kembangkan Energi Geothermal

Sesmenko Perekonomian Susiwijono menambahkan, kerangka pikir penyusunan program sejalan dengan visi-misi Presiden RI, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Rencana Kerja Pemerintah (RKP), Rencana Kerja dan Angkaran Kementerian/Lembaga (RKA/KL), hingga Nota Keuangan.

Susiwijono mengatakan, ada beberapa kriteria program atau kegiatan di kementerian atau lembaga yang akan dikoordinasikan di Kemenko Perekonomian. Pertama yang bersifat strategis dan berdampak luas kepada masyarakat. Kedua yang bersifat lintas sektoral dan berimplikasi luas pada kinerja K/L lain.

Ketiga yang berskala nasional, penting, strategis, dan berdampak luas ke masyarakat. Keempat yang menyerap banyak tenaga kerja, investasi besar, dan high-tech.

Mengenai usulan 15 program prioritas, dia menjelaskan tim Kemenko Perekonomian telah menyiapkan deskripsi program hingga kerangka jadwal pelaksanaan masing-masing program.

“Dengan begitu, kita berharap hal ini akan memudahkan kita dalam menindaklanjuti dan menuntaskan 15 program prioritas tersebut dengan baik,” pungkasnya. 

Berita Terkait

Rupiah Menguat 30 poin Menjadi Rp 13.317 Rupiah Menguat 30 poin Menjadi Rp 13.317
Peluang Indonesia Hadapi Era Ekonomi Digital Peluang Indonesia Hadapi Era Ekonomi Digital
Lembaga Pemeringkat Jepang Naikkan Peringkat Utang Indonesia Lembaga Pemeringkat Jepang Naikkan Peringkat Utang Indonesia

#Perekonomian #Kemenko Perekonomian #Airlangga Hartarto #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar